Penebasan di Bangli

Motif Penebasan di Bangli, Made Umbara Sebut Komang Mertayasa Ancam Sang Istri Sejak Setahun Lalu

Berikut ini adalah motif kasus penebasan yang terjadi di Bangli pada Rabu 2 November 2022.

Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Istimewa
Mertayasa saat dilarikan ke IGD RSU Bangli dan mendapat penanganan medis, Rabu 2 November 2022. Ia ditemukan di sebuah tegalan di Bangli dengan kondisi ada luka tebasan di kepala dan badan. Motif Penebasan di Bangli, Made Umbara Sebut Komang Mertayasa Ancam Sang Istri Sejak Setahun Lalu. 

Motif Penebasan di Bangli, Made Umbara Sebut Komang Mertayasa Ancam Sang Istri Sejak Setahun Lalu

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Berikut ini adalah motif kasus penebasan yang terjadi di Bangli pada Rabu 2 November 2022.

Masyarakat Desa Batur Tengah, Kintamani dihebohkan dengan tindak penebasan yang dilakukan oleh Made Umbara terhadap Komang Mertayasa.

Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto mengatakan alasan Made Umbara menebas Komang Mertayasa lantaran, korban mengancam istri Made Ubarama.

"Keduanya saat ini sudah sama-sama menikah. Namun mungkin dulu saat pacaran, ada sesuatu hal yang selanjutnya digunakan Mertayasa untuk mengancam istri Made Umbara. Mengancamnya itu istilahnya mau di-share ke media sosial, mau dikasih tahu suaminya, keluarganya," ujar Agus pada Kamis 3 November 2022.

Lanjutnya, Made Umbara sendiri sejatinya memahami keadaan sang istri, serta sejauh apa hubungan istrinya saat pacaran dulu.

Kemudian, Agus mengatakan jika istri pelaku sudah mengakui semuanya kepada sang suami Made Umbara.

Namun karena terus-terusan di-chat untuk dimintai uang, dengan ancaman akan disebarkan ke media sosial, sehingga handphone sang istri dipegang oleh Made Umbara.

"Ancaman itu diperkirakan sudah sejak setahun lebih. Namun kami masih melakukan pendalaman lagi, karena korban belum bisa dimintai keterangan," jelasnya.

Korban Masih Dirawat

Komang Mertayasa hingga kini masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

Baca juga: UPDATE Kondisi Komang Mertayasa Korban Penebasan di Bangli: Selesai Operasi, Dirawat di RSUP Sanglah

Di sisi lain, pelaku penganiayaan bernama Made Umbara telah menyerahkan diri ke Polsek Kintamani dan telah dilakukan penahanan sejak Jumat 4 November 2022.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto S.H.,M.H. Kata dia, pasca menjalani perawatan di RSU Bangli sekitar pukul 21.00 wita, Mertayasa dirujuk ke RSUP Sanglah pada hari Kamis pukul 00.14 wita.

"Informasi dari keluarga korban, kemarin yang bersangkutan baru menjalani operasi karena ada luka di bagian kepala. Dan sampai saat ini korban masih dirawat (di RSUP Sanglah)," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (4/11/2022).

Dikatakan pula, polisi masih menunggu hasil forensik dari pihak rumah sakit. Namun dari luka yang diderita korban, diketahui ada delapan luka tebasan. Tujuh diantaranya di bagian badan, dan satu luka di kepala. "Itu dari pengamatan luar saat kejadian di TKP. Mengenai luka yang lain kami belum tahu," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved