Penebasan di Bangli
Motif Penebasan di Bangli, Made Umbara Sebut Komang Mertayasa Ancam Sang Istri Sejak Setahun Lalu
Berikut ini adalah motif kasus penebasan yang terjadi di Bangli pada Rabu 2 November 2022.
Kompol Ruli menambahkan, hingga saat ini baru keterangan dari pelaku yang diterima oleh polisi.
Sedangkan keterangan dari pihak korban maupun keluarga korban belum diterima.
"Keluarga korban saat ini masih di rumah sakit. Kemarin hanya melaporkan resmi saja. Jadi belum bisa kami berikan penjelasan detailnya. Nanti kalau sudah ada perkembangan kami informasikan lagi," tandasnya.
Kronologi Kejadian Penebasan di Bangli
Akibat gerah dengan ancaman terus menerus kepada sang istri, Made Umbara nekat melakukan aksi menebas Komang Mertayasa.
Dengan membawa handphone sang istri, pria 26 tahun itu memancing Mertayasa dan janjian bertemu di belakang rumah, yang berlokasi di Banjar Taksu Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli, Bali, Rabu 2 November 2022, pukul 18.00 Wita.
Mengetahui Mertayasa akan datang, Made Umbara kemudian mengambil sebilah pisau besar (blakas) di dapur, dan bersembunyi di kebun.
"Korban datang diantar oleh rekannya. Namun rekannya disuruh pulang, sedangkan korban jalan ke rumah terlapor," ucapnya.
Saat melihat Mertayasa datang ke kebun belakang rumah, Made Umbara langsung menebasnya dengan membabi buta, hingga mengakibatkan Mertayasa mengalami luka bacok di sekujur tubuh dan kepala.
Dengan luka parah, Mertayasa berusaha melarikan diri ke arah tegalan, dan meminta tolong pada warga sekitar.
"Kebetulan di dekat sana sedang ada hajatan. Warga yang melihatnya segera memberi pertolongan dengan melarikan ke RSU Bangli," ungkapnya.
Sementara Made Umbara pergi dengan membawa sepeda motor.
Ia bergegas ke Polsek Kintamani untuk menyerahkan diri, dan menceritakan kejadiannya kepada polisi yang berjaga.
"Korban mengalami 7 luka tebasan di badan, dan 1 luka tebasan di bagian kepala. Saat dilarikan ke RSU Bangli kondisi korban tidak sadarkan diri. Dan saat ini korban masih dirawat," ucapnya.
Tindaklanjut dari kejadian tersebut saat ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut.
Baca juga: Lanjutkan Program Rutin, Pradnya Mart Donasi ke Pura Kehen Bangli