G20 di Bali

Alutsista 3 Matra TNI Akan Amankan G20 di Bali, Dari Kapal Perang KRI, Jet Tempur F-16 dan Sukhoi

Alutsista Tiga Matra TNI dikerahkan untuk amankan G20 di Bali, dari Kapal Perang KRI hingga Jet Tempur F-16.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
Istimewa
Jet tempur F-16 - Alutsista Tiga Matra TNI dikerahkan untuk amankan G20 di Bali, dari Kapal Perang KRI hingga Jet Tempur F-16. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kekuatan penuh TNI dari tiga matra dikerahkan dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dihadiri oleh para kepala negara kelompok G20 dan sejumlah peserta delegasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pusat Penerangan TNI, TNI mengerahkan sebanyak 12 kapal perang KRI yang ditempatkan di sekeliling Pulau Bali.

Pesawat jet tempur berjenis Fighting Falcon F16, Pesawat Sukhoi 27 dan Sukhoi 30 serta 13 Helikopter.

Serta TNI juga mengerahkan kendaraan lapis baja jenis Panser Anoa untuk memberikan rasa aman kepada Delegasi dan Kepala Negara yang hadir dalam KTT G20 di Bali.

Selain itu, dalam Pam VVIP, TNI juga dikerahkan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) sebanyak 252 unit diantaranya 42 unit mobil dan 210 unit.

Satgas yang disiapkan TNI meliputi Satgas BAIS, Satgas Pamwil, Satgas VVIP, Satgas Passus, Satgasla, Satgasud, Satgas Bandara/Pelabuhan/Instalasi, Satgas Medis, Satgas Komlek, Satgas Penerangan, Satgas Evakuasi, Satgas VIP dan 1 SSK Korsik.

Dalam pelaksanaan Pengamanan VVIP Presidensi G20, TNI menerjunkan sebanyak 14.351 personel yang tergabung dalam Komando Gabungan Terpadu Pengamanan Very Very Important Person (Kogabpadpam VVIP) diantaranya dari Mabes TNI, Paspampres, TNI AD, AL dan AU.

 

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga menuturkan, selain TNI, Polri juga mengerahkan kendaraan taktis yang dapat diintegrasikan dengan sarana TNI.

“Ternyata Bapak Kapolri memiliki banyak aset yang nanti bisa kita integrasikan. Misalnya ada kendaraan penjinak bahan peledak. Kemudian ada kendaraan dan tim untuk proteksi berlapis baja. Itu juga sangat berguna,” ucap Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Denpasar.

Baca juga: Jelang KTT G20 di Bali, ITDC Utilitas dan SUN Energy Resmikan Proyek PLTS The Nusa Dua

Panglima TNI menyampaikan, bahwa Satgas VVIP yang telah disiapkan tidak hanya untuk 20 Kepala Negara anggota G20, tetapi juga 42 kepala negara lainnya yang diperkirakan akan hadir di Bali. 

Dengan kepercayaan negara-negara peserta G20 terhadap Indonesia sebagai tuan rumah, Jenderal Andika Perkasa mengajak pelbagai pihak menyukseskan kegiatan Presidensi G20 Tahun 2022 di Nusa Dua Bali dalam rangka menjamin keselamatan Pengamanan VVIP dan tetap menjaga tegaknya kehormatan Bangsa Indonesia. 

G20 atau Group of Twenty merupakan sebuah forum utama kerja sama ekonomi Internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia.

Sebelumnya diungkapkan Panglima TNI, bahwa pada kegiatan G20 tersebut Indonesia ingin mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu untuk bertumbuh lebih kuat.

Sebab, G20 merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.

"Kita harus mampu menunjukkan pada dunia bahwa kepemimpinan Indonesia di G20 bisa menghasilkan aksi dan solusi yang konkret, agar krisis dunia tidak berlanjut dan membangun dunia yang lebih mampu menghadapi tantangan-tantangan ke depan. Oleh karena itu, TNI harus bersinergi dan bahu-membahu untuk mensukseskan pelaksanaan G20," jelas Jenderal Andika. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved