Berita Nasional

Prostitusi Online, Tim Resmob Polda Sulsel Amankan 4 Orang! Simak Beritanya

Hasil interogasi Ijas dan Cempreng, kata Kompol Dharma, keduanya mengakui perbuatannya sebagai seorang mucikari.

Istimewa via Tribunnews
Tim Resmob Polda Sulsel, dipimpin Kompol Dharma Negara, mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online. Atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar. 

TRIBUN-BALI.COM - Nampaknya kasus prostitusi masih ada di Indonesia dan bahkan dunia. 

Seiring kemajuan zaman, prostitusi pun kini merambah ke online

Untuk itu, pihak kepolisian terus melakukan upaya, dan menanggulangi hal ini. 

Salah satunya kasus prostitusi online di Makassar. 

Tim Resmob Polda Sulsel, dipimpin Kompol Dharma Negara, mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online.

Atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar.

Baca juga: FAKTA Wanita Kebaya Merah, Buat Video Syur 1 Lawan 3, Polisi Sebut Ada Kemungkinan Tersangka Baru

Baca juga: VIDEO Asusila Berpakaian Adat Bali, MMD dan DNL Kenal Lewat Media Sosial Twitter

ilustrasi aplikasi - Nampaknya kasus prostitusi masih ada di Indonesia dan bahkan dunia. 

Seiring kemajuan zaman, prostitusi pun kini merambah ke online. 

Untuk itu, pihak kepolisian terus melakukan upaya, dan menanggulangi hal ini. 

Salah satunya kasus prostitusi online di Makassar. 

Tim Resmob Polda Sulsel, dipimpin Kompol Dharma Negara, mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online.

Atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar.
ilustrasi aplikasi - Nampaknya kasus prostitusi masih ada di Indonesia dan bahkan dunia.  Seiring kemajuan zaman, prostitusi pun kini merambah ke online.  Untuk itu, pihak kepolisian terus melakukan upaya, dan menanggulangi hal ini.  Salah satunya kasus prostitusi online di Makassar.  Tim Resmob Polda Sulsel, dipimpin Kompol Dharma Negara, mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online. Atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar. (Pixabay)

Dua diantaranya pelaku, pria inisial IS alias Ijas (25) dan perempuan berinisial F alias Cempreng (32) merupakan mucikari.

Juga dua perempuan lainnya, DN (23) dan PI (20) adalah korban yang dijadikan mucikari sebagai pelayan yang melayani pria hidung belang.

Kompol Dharma Negara mengatakan, pengungkapan kasus berawal saat polisi melakukan Operasi Pekat Lipu 2022.

Dalam operasi itu, Tim Resmob Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi keberadaan Ijas yang tengah menjajakan DN untuk melayani pria hidung belang.

Tim Resmob Polda Sulsel, dipimpin Kompol Dharma Negara, mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online.

Atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar.
Tim Resmob Polda Sulsel, dipimpin Kompol Dharma Negara, mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas prostitusi online. Atau perdagangan manusia di salah satu hotel Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar. (Istimewa via Tribunnews)

 

" Ijas berperan memfasilitasi perempuan DN untuk bertemu dengan calon pelanggannya dengan menghubungi perempuan alias Cempreng," kata Kompol Dharma kepada tribun, Minggu (13/11/2022) siang.

Dalam praktik perdagangan manusia itu, Ijas dan Cempreng mematok tarif Rp 2 juta untuk sekali kencan dengan DN.

Ijas dan Cempreng pun menunggu, tamu atau pria hidung belang di salah satu hotel di Jl Sultan Hasanuddin.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved