G20 di Bali
Disambut Tari Bali, Presiden AS Joe Biden Ucapkan Wonderful, Amazing, Splendid saat Tiba Hadiri G20
Sandiaga bercerita, sembari berjalan kaki dan disambut tarian Bali, Joe Biden menyampaikan sangat kagum terhadap tarian tersebut. “Dia sangat kagum
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Dari pantauan pada beberapa lokasi diselenggarakannya rangkaian KTT G20, pihak keamanan yang tergabung dari unsur TNI dan Polri terus melakukan pengamanan ketat dalam menyambut tamu negara.
Berdasarkan data hingga Jumat 11 November 2022, Pemerintah RI telah menerima konfirmasi kehadiran langsung 17 pemimpin G20 pada saat KTT.
Kehadiran para pemimpin, termasuk Presiden RI Joko Widodo adalah sebanyak 37 orang dari total 41 undangan.
Sementara pemerintah Fiji, karena tengah menjalani pemilihan umum, akan mengirimkan utusan khusus (special envoy).
Brasil dan Meksiko juga telah menginformasikan bahwa Presiden mereka tidak dapat hadir.
Baca juga: Apa yang Dilakukan Para Istri Kepala Negara G20 saat Konferensi Berlangsung? Ini Jawabannya
Meksiko akan diwakili oleh Menlu Meksiko, sementara untuk Brasil masih dilakukan komunikasi mengenai bentuk partisipasinya.
Sebelumnya, yaitu pada 8 November 2022, Kementerian Luar Negeri telah menerima nota diplomatik dari Kedubes Rusia di Jakarta yang menyampaikan bahwa Presiden Putin tidak dapat hadir di Bali (in person).
Sebagai gantinya, Menlu S Lavrov yang akan hadir secara in person.
Kehadiran 17 pemimpin G-20 (termasuk Indonesia) ditambah 9 dari 10 negara undangan dan pemimpin 10 Organisasi Internasional merupakan tingkat kehadiran yang sangat tinggi di tengah situasi yang sangat sulit saat ini.
Pertemuan Bilateral Joko Widodo dan Joe Biden
Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan akan ada pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Joe Biden di agenda KTT G20 di Bali.
"Saya sudah janjian tadi malam sama John Kerry, nanti pada tanggal 15 November setelah pertemua,n akan ada bilateral Presiden Jokowi dengan Presiden Joe Biden. Itu akan diumumkan (nilai investasi Amerika Serikat ke Indonesia)," ungkap Luhut, pada Jumat 11 November 2022 di BNDCC The Nusa Dua.
Menurut Luhut, angka dari nilai investasi itu cukup bagus, tetapi bukan masalah nilai angkanya.
Namun yang lebih penting dari itu, kata Luhut, jelas tank kita yang tidak bisa digoyang.
Persyaratan para investor asing berinvestasi ke Indonesia ada empat syarat, yang paling penting kata Luhut jangan sampai mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Selain melakukan bilateral dengan Presiden Joe Biden di sela pertemuan KTT G20, Luhut menambahkan tentu akan banyak lagi.
"Wah itu banyak pastinya (bilateral maupun multilateral). Saya kurang hafal," kata Luhut. (*)