Pilpres 2024

Survey Indostrategic Unggulkan Duet Anies Baswedan dan AHY di Jakarta, Ganjar-Erick Jauh Tertinggal

Duet antara Anies Baswedan dan AHY jadi pasangan calon presiden yang paling diunggulkan di Jakarta sesuai dengan survey Indostrategic

Istimewa
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Anies Baswedan dalam acara HUT ke-11 Partai NasDem di Jakarta Convention Center (JCC). Survey Indostrategic Unggulkan Duet Anies Baswedan dan AHY di Jakarta, Ganjar-Erick Jauh Tertinggal 

Hasil survei ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebanyak plus minus 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga: Dukung KTT G20, Anies Baswedan Batal Hadiri KAHMI, Anies: Ini Adalah Misi yang Diembankan

Foto kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
Foto kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan (Kompas.com)

Adu Elektabilitas

Nama Prabowo, Anies, dan Ganjar memang hampir selalu masuk dalam tiga besar tokoh dengan elektabilitas terbesar menurut survei banyak lembaga.

Survei Political Weather Station (PWS) yang dirilis Jumat 7 Oktober 2022 lalu misalnya, memperlihatkan bahwa nama Prabowo paling banyak dipilih responden (30,8 persen).

Menyusul kemudian nama Ganjar (18,8 persen) dan Anies yang tak terpaut jauh (17,5 persen), namun Survei Indikator menunjukkan hasil yang berbeda.

Dalam survei yang dirilis Minggu 2 Oktober 2022 lalu, elektabilitas Ganjar disebut yang paling tinggi (29 persen). Di posisi kedua ada nama Prabowo (19,6 persen), dan mengekor nama Anies (17,4 persen).

Serupa, survei Charta Politika yang dirilis Kamis 22 September 2022 lalu juga memperlihatkan bahwa elektabilitas Ganjar menduduki urutan puncak (31,3 persen).  Dua nama setelahnya lagi-lagi Prabowo (24,4 persen) dan Anies (20,6 persen).

Sementara hasil jajak pendapat Lembaga Survei Jakarta (LSJ) yang dirilis Selasa 27 September 2022 menyebutkan, Prabowo peringkat satu tokoh dengan elektabilitas tertinggi (31,5 persen).

Sedangkan Ganjar di urutan kedua (20,8 persen), dan Anies di urutan ketiga (16,9 persen).

Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam surveinya baru-baru ini mengungkapkan, sedianya suara PDI-P akan bertambah 15 persen jika mengusung Ganjar sebagai capres.

Sementara, jika partai banteng mengusung putri mahkota mereka, Puan Maharani, elektabilitas PDI-P disebut tak akan meningkat, tapi malah tergerus.

Seperti diketahui, salah satu dari Ganjar dan Puan disebut-sebut bakal diusung PDI-P untuk menjadi capres.

"Kalau dimasukan Ganjar, naik cukup tajam. Intinya, bukan soal persennya, Ganjar memperkuat PDI-P secara signifikan, persisnya," kata pendiri SMRC, Saiful Mujani dikutip dalam tayangan Youtube SMRC TV, Kamis 29 September 2022 lalu.

Adapun survei Litbang Kompas pada 4-6 Oktober menunjukkan, deklarasi Anies Baswedan sebagai capres Nasdem memberikan efek elektoral ke partai yang dimotori Surya Paloh itu.

"Hasil jajak pendapat Kompas mencatat, sebagian besar responden (49,5 persen) meyakini apa yang dilakukan Nasdem dengan mendeklarasikan nama Anies sebagai bakal capresnya,”

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved