Berita Bali

Kasus Reklamasi Pantai Melasti Oleh PT Tebing Mas Estate Diduga Tak Kantongi Izin

Setelah melakukan gelar perkara, proses pemeriksaan akan memasuki tahap penyidikan dengan memanggil terlapor atas nama MS.

(Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra)
Kabid Humas Polda Bali (kiri) dan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Bali (kanan). Reklamasi Pantai Melasti oleh PT Tebing Mas Estate diduga tak berizin. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT Tebing Mas Estate, perusahaan yang melakukan reklamasi di Pantai Melasti diduga tak berizin.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat ditemui Tribun Bali, pada Kamis 1 Desember 2022.

Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, laporan soal dugaan reklamasi di Pantai Melasti dibuat oleh SN.

Mulanya, SN melakukan pemeriksaan terhadap usahanya yang berada di seputar Pantai Melasti.

Baca juga: Kasus Dugaan Reklamasi Pantai Melasti Ungasan, Polda Bali Telah Periksa 30 Saksi

Baca juga: 15 Orang Diperiksa, Kasus Reklamasi Pantai Melasti Terus Bergulir di Polda Bali

PT Tebing Mas Estate, perusahaan yang melakukan reklamasi di Pantai Melasti diduga tak berizin.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat ditemui Tribun Bali, pada Kamis 1 Desember 2022.

Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, laporan soal dugaan reklamasi di Pantai Melasti dibuat oleh SN.
PT Tebing Mas Estate, perusahaan yang melakukan reklamasi di Pantai Melasti diduga tak berizin. Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat ditemui Tribun Bali, pada Kamis 1 Desember 2022. Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menuturkan, laporan soal dugaan reklamasi di Pantai Melasti dibuat oleh SN. (Istimewa)

Setibanya di lokasi, SN melihat sebuah gundukan.

Setelah diusut, diketahui bahwa gundukan tersebut merupakan proyek reklamasi yang digarap oleh PT Tebing Mas Estate.

“Pada tanggal 20 Juni 2022, pelapor melakukan monitoring terhadap usaha yang berada di Pantai Melasti, ada melihat gundukan di perairan Pantai Melasti.

Dengan adanya hal tersebut, dilakukan pengecekan dan ditemukan adanya pengerukan atas nama dari PT Tebing Mas Estate,” jelas Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Ia kemudian meminta untuk diperlihatkan izin reklamasi, maupun pengurugan Pantai Melasti.

Namun, PT Tebing Mas Estate tak dapat menunjukkan izin reklamasi Pantai Melasti, Ungasan, Badung.

Kabid Humas Polda Bali (kiri) dan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Bali (kanan). Reklamasi Pantai Melasti oleh PT Tebing Mas Estate diduga tak berizin.
Kabid Humas Polda Bali (kiri) dan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Bali (kanan). Reklamasi Pantai Melasti oleh PT Tebing Mas Estate diduga tak berizin. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

“Saat dimintai dokumen berupa izin-izin yang dimiliki perusahaan tersebut, apakah dapat melakukan pengerukan tebing, dan pengurugan perairan Pantai Melasti, pihak Tebing ( PT Tebing Mas Estate) tidak dapat menunjukan,” jelas Kabid Humas Polda Bali.

Menanggapi hal tersebut, SN kemudian melaporkan MS selaku Direktur PT Tebing Mas Estate ke Satpol PP dan Polda Bali.

Sementara itu, Kasubdit II Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Witaya, menuturkan kasus tersebut bermula dari kerjasama antara Desa Adat Ungasan dan PT Tebing Mas Estate.

Kerjasama dilakukan lantaran kala itu LPD (Lembaga Perkreditan Desa) Desa Adat Ungasan, tengah dirundung masalah korupsi oleh mantan Ketua LPD Desa Adat Ungasan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved