Pria Akhiri Hidup di Bali

Tragis, Motor dan Helm Satpam yang Nekat Akhiri Hidup Masih Parkir di Depan Pos

Motor korban berwarna hitam dan bernomor polisi DK 4097 OS tanpa spion kanan terparkir dengan dongkrak kiri.

(Putu Yunia Andriyani)
Motor dan helm korban gantung diri, IWYV asal Penarungan, Badung yang masih terparkir di depan pos satpam. 

Berita atau artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasakan tanda-tanda depresi dan memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit atau klinik yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Anda juga bisa simak hotline https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kejadian satpam Gudang Belusung, PDAM Badung yang nekat akhiri hidup (bunuh diri), telah menggemparkan warga sekitar.

IWYV yang ternyata bukan warga setempat, ditemukan tewas gantung diri saat betugas jaga malam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Bali dari petugas PDAM Badung, memang benar IWYV merupakan satpam di kantornya.

Ia merupakan warga asal Banjar Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung yang bekerja sebagai satpam di Gudang Belusung.

Baca juga: Aksi Nekat Akhiri Hidup Satpam PDAM Badung Terekam CCTV, Simak Beritanya!

Baca juga: Satpam Nekat Akhiri Hidup, Kadus Umadesa Harapkan Masyarakat Tertib Bermedia Sosial

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Bali dari petugas PDAM Badung, memang benar IWYV merupakan satpam di kantornya.

Ia merupakan warga asal Banjar Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung yang bekerja sebagai satpam di Gudang Belusung.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Bali dari petugas PDAM Badung, memang benar IWYV merupakan satpam di kantornya. Ia merupakan warga asal Banjar Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung yang bekerja sebagai satpam di Gudang Belusung. (Putu Yunia/Tribun Bali)

Petugas PDAM Badung, yang tidak ingin disebutkan namanya itu, mengatakan yang berjaga di pos satpam ada 3 orang.

Usut demi usut, diketahui saat waktu kejadian bukanlah waktu korban bertugas sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Yang jaga malam kemarin itu harusnya rekan kerjanya yang lain.

Tetapi dari cerita rekannya ini, korban mengatakan ia ingin menggantikan rekannya bertugas,” kata petugas.

Informasinya, yang bertugas menjaga gudang PDAM ini hanya satu orang satpam.

Mereka bertugas bergantian dengan shift sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Bali dari petugas PDAM Badung, memang benar IWYV merupakan satpam di kantornya.

Ia merupakan warga asal Banjar Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung yang bekerja sebagai satpam di Gudang Belusung.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun Bali dari petugas PDAM Badung, memang benar IWYV merupakan satpam di kantornya. Ia merupakan warga asal Banjar Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung yang bekerja sebagai satpam di Gudang Belusung. (Putu Yunia/Tribun Bali)

Ketika jam kantor, pos satpam akan kosong san akan kembali di jaga saat karyawan PDAM mulai pulang.

Saat di lokasi kejadian, terpantau motor korban masih terparkir dengan utuh di depan pos satpam.

Motor korban berwarna hitam dan bernomor polisi DK 4097 OS tanpa spion kanan terparkir dengan dongkrak kiri.

Tidak hanya itu, helm korban juga masih ada bersama motornya di depan pos satpam.

Kini korban telah dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah dengan menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

Sementara para saksi dan keluarga dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved