Shortcut Bajera Antosari

Shortcut Desa Bajera-Desa Antosari Mulai Uji Coba 9 Desember Ini

Uji coba Shortcut penghubung Desa Bajera di Kecamatan Selemadeg dengan Desa Antosari Kecamatan Selemadeg Barat, dimulai hari ini Jumat 9 Desember 2022

ist
Ujicoba Shortcut Desa Bajera-Desa Antosari Jumat 9 Desember 2022 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Uji coba Shortcut penghubung Desa Bajera di Kecamatan Selemadeg dengan Desa Antosari Kecamatan Selemadeg Barat, dimulai hari ini Jumat 9 Desember 2022. Tahap ujicoba ini sebagai langkah kelayakan, dan akan dilakukan hingga sepekan ke depan. Ketika seminggu ke depan tidak ada permasalahan maka dipastikan akan permanen diperuntukkan bagi masyarakat.

Informasi yang dihimpun, shortcut Bajera-Antosari ini milik 12 warga di dua desa bertetangga, yakni 4 orang warga di Desa Bajera dan 8 orang warga di Desa Antosari. Lahan yang digunakan sepanjang 600 meter mulai lahan perkebunan, toko, lahan kosong, hingga merajan.

Shortcut Bajera-Antosari ini adalah pembangunan shortcut ke empat di Tabanan. Sebelumnya sudah dibangun shortcut di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan. Kedua shortcut Yeh Hoo menghubungkan Desa Meliling Kecamatan Kerambitan dengan Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur, terkahir atau ketiga adalah shortcut di Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur.

Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Satker Jalan Nasional Provinsi Bali Anak Agung Yoni Sathia Puspadewi mengatakan, bahwa pihaknya dengan Polda Bali menggelar ujicoba dan menutup jalan lama. Pihaknya juga bersama dengan Polres Tabanan dan Polsek Selemadeg melakukan pemantauan uji coba. Sekira pukul 12.00 Wita jalan itu sudah digunakan atau dilalui kendaraan. Berbagai tahapan mulai dari pengujian, survei, kelengkapan rambu-rambu lalulintas sudah rampung hingga sudah dilakukan uji BPK. "Sudah bisa dilalui, dan di momen Nataru untuk antisipasi kemacetan,” ucapnya.

Dijelaskannya, jalan lama sendiri dalam tahap uji coba ditutup dengan barier. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk penjagaan hingga tugas pihaknya memperbaiki ketika ada permasalahan. Dengan demikian, besar harapan bahwa nantinya pengendara tidak mengalami kendala dalam melintasi shortcut baru tersebut.

“Kalau tidak ada kendala atau permasalahan. Dalam seminggu ke depan, tentu saja. Ya pasti akan dipermanenkan,” bebernya.

Untuk diketahui, bahwa shortcut Desa Antosari dengan Desa Bajera itu memiliki panjang sekitar 600 meter dengan lebar 11 meter. Di samping itu juga memiliki struktur lebar bawah mencapai 16 meter.  lebar struktur bawah 16 meter. Lahan yang dibebaskan untuk pembangunan shortcut jalur Desa Bajera-Desa Antosari ini mencapai 7.611 meter persegi. Detailnya ialah seluas 4.892 meter persegi di wilayah Desa Bajera dan 2.719 meter persegi di wilayah Desa Antosari.

Shortcut dibangun untuk memutus jalan berliku di antara dua desa berdampingan, beda kecamatan. Selama ini jalur itu berkelok-kelok atau biasa disebut dan ditandai sebagai jalur tengkorak. Akibatnya, kerap terjadi truk mogok hingga menyebabkan kecelakaan. (*).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved