Pengelingsir Puri Carangsari Meninggal

Penglingsir Puri Carangsari, Putra Pahlawan I Gusti Ngurah Rai Akan di Pelebon Pada 10 Februari 2023

Penglingsir Puri Carangsari, I Gusti Ngurah Alit Yudha putra pahlawan I Gusti Ngurah Rai akan di Pelebon pada 10 Februari 2023.

ist
Semeton puri saat melakukan rapat terkait upacara almarhum di rumah duka Puri Carangsari, Petang Badung pada Senin 12 Desember 2022 - Penglingsir Puri Carangsari, I Gusti Ngurah Alit Yudha putra pahlawan I Gusti Ngurah Rai akan di Pelebon pada 10 Februari 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Jenazah almarhum I Gusti Ngurah Alit Yudha yang merupakan anak dari Pahlawan I Gusti Ngurah Rai akan dilakukan upacara pelebon pada Selasa 10 Februari 2023.

Hal itu dilakukan setelah keluarga besar Puri Carang Sari melaksanakan rapat bersama dan mencari hari baik kepada kepada pendeta atau orang suci.

Selama menunggu proses pelebon, jenazah almarhum saat ini sudah di rumah duka, yang berlokasi di Puri Carangsari, Desa Carangsari, Petang, Badung.

Lamanya waktu pelebon disebut-sebut karena adanya hari raya suci di Bali yakni Galungan dan Kuningan.

Putri almarhum I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha yang dikonfirmasi Selasa 13 Desember 2022 mengakui jika almarhum ayahnya akan di pelebon pada 10 Februari 2023 menadatang.

Pihaknya mengakui lamanya waktu pelebon karena adanya Hari Raya Galungan dan Kuningan.

"Untuk upacara pelebon, kita harus melewati hari raya suci Galungan dan Kuningan ini dulu," jelas anggota DPRD Badung itu.

Trimafo Yudha juga menerangkan sejatinya untuk hari baik ada dua yakni sebelum Galungan dan setelah Galungan.

Hanya pihak keluarga memilih setelah hari raya Galungan, untuk mempersiapkan semuanya.

Baca juga: Amor Ing Acintya, Pemeran Permaisuri Drama Gong Bali Berpulang, Semeton Puri Kauhan Ubud

"Almarhum kan seorang tokoh dan penglingsir puri, jadi tidak sebarangan. Makanya kita kan harus menyiapkan perlengkapan-perlengkapan," ucapnya.

Tidak hanya sarana upacara atau banten saja yang di persiapkan.

Namun Naga Banda dan Bade juga dipersiapkan.

Bahkan persiapan tersebut yang memakan waktu lama.

"Maka dari itu kita tidak bisa memilih hari sebelum Galungan. Karena lewat sedikit sudah Galungan tidak ada hari baik untuk pelebon itu," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved