Berita Jembrana

Penyuluh Berhasil Konservasi 994 Cakep Lontar Jembrana, Ada Tentang Geguritan dan Satwa Bali

Sejumlah cakepan lontar, tampak berjejer rapi di Museum Banten dan Lontar di kawasan Kebun Raya Jagatnatha Jembrana, Rabu 14 Desember 2022.

Coco
Sejumlah cakepan lontar, tampak berjejer rapi di Museum Banten dan Lontar di kawasan Kebun Raya Jagatnatha Jembrana, Rabu 14 Desember 2022. Lontar tersebut merupakan koleksi yang dimiliki Museum Banten dan Lontar saat ini. Selain hasil dari konservasi penyuluh bahasa bali di Jembrana, juga merupakan hasil lomba nyurat lontar siswa sekolah. Diharapkan, nantinya museum ini menjadi tujuan belajar, atau edukasi tentang lontar dan banten atau upakara. 

TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah cakepan lontar, tampak berjejer rapi di Museum Banten dan Lontar di kawasan Kebun Raya Jagatnatha Jembrana, Rabu 14 Desember 2022.

Lontar tersebut merupakan koleksi yang dimiliki Museum Banten dan Lontar saat ini.

Selain hasil dari konservasi penyuluh bahasa bali di Jembrana, juga merupakan hasil lomba nyurat lontar siswa sekolah.

Diharapkan, nantinya museum ini menjadi tujuan belajar, atau edukasi tentang lontar dan banten atau upakara.

Baca juga: Lontar Aksara Bali Akan Didaftarkan ke Unesco

Baca juga: Seribuan Lontar Gianyar Telah Dikonservasi, Sebagaian Besar Mengulas Wariga

Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Jembrana, I Nengah Yoga Darma Adiputra saat menunjukkan salah satu cakep lontar yang jadi koleksi Museum Banten dan Lontar Jembrana, Rabu 14 Desember 2022.
Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Jembrana, I Nengah Yoga Darma Adiputra saat menunjukkan salah satu cakep lontar yang jadi koleksi Museum Banten dan Lontar Jembrana, Rabu 14 Desember 2022. (Coco)

 

"Di museum ini baru memiliki koleksi 10 cakepan lontar.

Dari koleksi itu kebanyakan tentang geguritan atau nyanyian," kata Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Jembrana, I Nengah Yoga Darma Adiputra saat dikonfirmasi, Rabu 14 Desember 2022.

Menurut Yoga, dari koleksi tentang geguritan atau nyanyian Bali, juga ada satu lontar tentang Satwa Bali.

Itu merupakan hasil lomba dari siswa SMP se-jembrana.

"Setiap hasil lomba, itu dibuat satu cakep lontar," sebutnya.

Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Jembrana, I Nengah Yoga Darma Adiputra saat menunjukkan salah satu cakep lontar yang jadi koleksi Museum Banten dan Lontar Jembrana, Rabu 14 Desember 2022.
Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Jembrana, I Nengah Yoga Darma Adiputra saat menunjukkan salah satu cakep lontar yang jadi koleksi Museum Banten dan Lontar Jembrana, Rabu 14 Desember 2022. (Coco)

Yoga melanjutkan, yang telah berhasil di konservasi dan identifikasi selama ini sekitar 994 cakep tersebar di masing-masing kecamatan, terbanyak di Kecamatan Jembrana.

"Paling banyak tentang kawisesan (pengetahuan) seperti ilmu kesaktian baik pengiwa dan penengen.

Kemudian untuk usadha atau lontar pengobatan seperti lontar pengobatan bayi, usadha tiwang dan beberapa usadha lainnya," jelasnya.

Target yang akan dimasukkan ke museum?

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved