Berita Badung

Pengelola DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu Harapkan Wisman China Dongkrak Angka Kunjungan

Pengelola DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu harapkan Wisman China bisa dongkrak angka kunjungan.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Wisatawan tengah menikmati suasana DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu, Selasa 24 Januari 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tingkat kunjungan wisatawan ke Daerah Tujuan Wisata ( DTW) Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu mengalami peningkatan seiring meningkatnya angka kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata.

“Untuk kunjungan saat ini berangsur-angsur naik seperti pada bulan Juni dan Juli sudah mencapai angka 6.000 kunjungan per hari. Pada kondisi tertentu (low season) di angka 3.000 sampai 3.500 ,” kata Manager DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu, Wayan Wijana, Selasa 24 Januari 2023.

Angka kunjungan kembali mengalami peningkatan bahkan cukup sigfinikan pada periode libur Nataru 2022/2023 lalu bahkan dapat mencapai 7.000 kunjungan dalam sehari.

Tetapi angka kunjungan tersebut masih jauh dibandingkan masa normal sebelum pandemi Covid-19 mencapai 4.000 sampai 4.500 (low season), middle season bisa mencapai 6.000 kunjungan dan saat high season tembus 9 ribu hingga 12 ribu per hari.

Wayan Wijana menambahkan Australia masih menjadi negara penyumbang nomor satu untuk kunjungan wisman di DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu.

Kemudian disusul negara-negara dari Eropa, Asia dan India.

“Saat ini kecenderungan wisman India mulai meningkat dan bahkan menyalip angka kunjungan wisman dari negara-negara dari Asia Tenggara,” imbuhnya.

Wayan Wijana berharap dengan mulai dibukanya border Tiongkok bisa kembali bepergian ke luar negeri dapat meningkatkan kunjungan wisman ke DTW Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu.

Baca juga: Diharapkan Mampu Jadi Angin Segar, Wisman China Sudah Mulai Kunjungi DTW Ulun Danu Beratan Bali

“Mudah-mudahan dengan dibukanya border di China harapan kami hal itu dapat memberikan perubahan tingkat kunjungan atau pertumbuhan kunjungan. Karena wisman dari China itu menempati urutan teratas penyumbang kunjungan,” papar Wayan Wijana.

Persentase kunjungan wisatawan masih didominasi dari mancanegara, kemudian domestik mengalami peningkatan menjadi 35 hingga 40 persen penyumbang angka kunjungan.

Hal tersebut menurut Wayan Wijana mungkin dikarenakan adanya himbauan dari Pemerintah untuk berwisata Di Indonesia Aja yang berdampak positif ke persentase kunjungan.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved