Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Jangan Mabuk! Perayaan Hari Arak Bali Bukan Hal Aneh, Simak Pesan Gubernur Bali Ini

Penetapan tanggal ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-1-HK/2022 tentang Hari Arak Bali.

Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Yunia/Tribun Bali
Perayaan Hari Arak Bali 2023 yang pertama dilaksanakan secara daring dan luring di Bali Collection ITDC Nusa Dua yang membawa pesan untuk menegakan tinggal warisan luhur Bali tersebut dan menggunakannya dengan semestinya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari Arak Tahun 2023, akhirnya mencapai puncak perayaannya pada Minggu, 29 Januari 2023.

Penetapan tanggal ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-1-HK/2022 tentang Hari Arak Bali.

Mengambil tempat di Bali Collection ITDC Nusa Dua, Hari Arak pertama ini dihadiri oleh seluruh pejabat di Bali dan instansi terkait.

Namun, orang nomor satu dari masing-masing kabupaten/kota tidak terlihat menghadiri acara tersebut.

Gubernur Bali, I Wayan Koster mengatakan seluruh kepala daerah ditugaskan untuk menghadiri perayaan Hari Arak Bali di masing-masing wilayahnya.

Baca juga: Peringati Hari Arak Bali, Bupati Karangasem Gede Dana Himbau Lestarikan Arak Bali Berbahan Tuak

Baca juga: Perayaan Hari Arak Bali di Tabanan, Perajin Arak Minta Dibuatkan Pameran, Berharap Tembus Ekspor

Perayaan Hari Arak Bali 2023 yang pertama dilaksanakan secara daring dan luring di Bali Collection ITDC Nusa Dua yang membawa pesan untuk menegakan tinggal warisan luhur Bali tersebut dan menggunakannya dengan semestinya.
Perayaan Hari Arak Bali 2023 yang pertama dilaksanakan secara daring dan luring di Bali Collection ITDC Nusa Dua yang membawa pesan untuk menegakan tinggal warisan luhur Bali tersebut dan menggunakannya dengan semestinya. (Yunia/Tribun Bali)

“Saya menugaskan bupatinya (dan walikota), supaya hadir dalam acara di masing-masing kabupatennya (dan kota),” kata Gubernur Bali, Wayan Koster.

Perayaan Hari Arak Bali ini, menjadi momen untuk mengenang perundangan Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Pergub ini merupakan tonggak perubahan status yang mengangkat keberadaan, nilai, dan harkat arak Bali yang perlu didukung masyarakat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.

Wayan Koster menuturkan perayaan Hari Arak Bali, merupakan perayaan yang unik dan tidak meniru perayaan minuman lainnya.

Seperti perayaan Octoberfest di Jerman, London Cocktail Week di London (Inggris), Kentucky Bourbon Festival di Amerika, Wine Fight di Spanyol, dan lain sebagainya.

Ia juga menegaskan Hari Arak Bali ini, merupkan suatu perayaan yang tidak perlu dianggap aneh karena hal serupa juga dirayakan di berbagai negara.

Perayaan Hari Arak Bali 2023 yang pertama dilaksanakan secara daring dan luring di Bali Collection ITDC Nusa Dua yang membawa pesan untuk menegakan tinggal warisan luhur Bali tersebut dan menggunakannya dengan semestinya.
Perayaan Hari Arak Bali 2023 yang pertama dilaksanakan secara daring dan luring di Bali Collection ITDC Nusa Dua yang membawa pesan untuk menegakan tinggal warisan luhur Bali tersebut dan menggunakannya dengan semestinya. (Yunia/Tribun Bali)

“Jadi sebenarnya ternyata yang mirip Hari Arak Bali sebelumnya, sudah dilaksanakan di negara lain tapi Hari Arak Bali tidak meniru itu.

Kalau di Bali kita merayakan Hari Arak Bali artinya bukan sesuatu yang aneh, karena di negara lain yang mempunyai minuman khas juga menyelenggarakan acara seperti ini,” tuturnya.

Perayaan Hari Arak Bali ini, mendapat respon positif dari seluruh undangan yang datang secara langsung di lokasi dan juga yang hadir melalui virtual meeting.

Mereka juga diberikan kesempatan untuk memberikan testimoni secara langsung, di depan Gubernur Bali dan seluruh undangan berkaitan dengan penerapan Pergub terkait.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved