Berita Bali

Berhasil Menoreh Prestasi Untuk RS Unud, Beginilah Sosok Mendiang Prof. Sukrama

Berhasil membawa RS Unud dari rumah sakit tipe C menjadi rumah sakit tipe B pendidikan, beginilah sosok Mendiang Prof. Sukrama.

Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Putu Kartika Viktriani
Istimewa
Direktur Utama Rumah Sakit Unud, Prof. Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si., Sp.MK., (K) dikabarkan meninggal dunia di RSUP Prof. Ngoerah pada Sabtu, 28 Januari 2023 akibat sakit yang ia derita. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Universitas Udayana baru saja kehilangan sosok pendidiknya yang luar biasa dari bidang kesehatan.

Dia adalah Prof. Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si.,Sp.MK(K) yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama RS Unud.

Prof. Sukrama dikabarkan telah meninggal dunia pada Sabtu, 28 Januari 2023 sekitar pukul 10.00 wita akibat sakit yang ia derita.

Sebelum berpulang, Prof. Sukrama sempat harus bolak balik rumah sakit hingga akhirnya dirawat intensif di RSUP Prof. Ngoerah.

Prof. Sukrama dilahirkan di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali 64 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 10 Oktober.

Beliau mengenyam pendidikan sekolah dasar di Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali.

Merantau ke Denpasar, Prof. Sukrama kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP N 2 Denpasar dan SMA N 1 Denpasar.

Ia pun mendapatkan gelar sarjananya setelah menempuh pendidikan S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Mengambil bidang imunologi, Prof. Sukrama mendapatkan gelar magisternya di Pascasarjanan Universitas Airlangga.

Baca juga: Tiga Bidang Prestasi Jalur Mandiri Prestasi Unud, Pendaftar Berhak Tolak Rekomendasi

Gelar Spesialis Mikrobiologi Klinik dari Kolegium Mikrobiologi Klinik Indonesia.

Saat kembali ke Bali, Prof. Sukrama menjalani S3 Bidang Biomedik di Pascasarjana Universitas Udayana.

Sebelum menjadi Direktur Utama RS Unud, Prof. Sukrama diberikan kepercayaan untuk menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran.

Dosen aktif Uniniversitas Udayana ini baru saja mendapatkan gelar guru besarnya pada Januari tahun lalu.

Kepergian Prof. Sukrama meninggalkan kenangan mendalam bagi Universitas Udayana, khususnya mereka yang juga berkolaborasi di RS Unud.

Salah satunya dari dr. IW Aryabiantara, SpAn (KIC), selaku Pelaksana Tugas Harian (Plh) Dirut RS Unud.

dr. Arya mengatakan Prof. Sukrama merupakan sosok yang sangat gigih dan berkomitmen atas segala tindakan yang ia lakukan.

Beliau juga sangat inovatif dan visioner karena selalu memandang memandang sesuatu jauh ke depan.

Sejak menjadi dosen tahun 1987, banyak prestasi yang telah ditorehkan Prof. Sukrama hingga akhirnya ia menjadi Direktur Utama di RS Unud.

“Prestasi beliau selama di RS Unud yaitu berhasil membawa RS Unud dari rumah sakit tipe C menjadi rumah sakit tipe B pendidikan,” kata dr dr. IW Aryabiantara, SpAn.KIC.

Sertifikat paripurna reakreditasi untuk RS Unud juga berhasil diraih pada masa kepemimpinan beliau menjadi Dirut.

Kedua prestasi itulah yang diakui dr. Arya sebagai prestasi yang sangat menonjol selama Prof. Sukrama memimpin RS Unud.

Hebatnya juga, dengan kepemimpinan Prof. Sukrama, RS Unud telah membuka beberapa pelayanan baru.

Pelayanan tersebut antara lain Hemodialisis atau cuci darah, ESWL untuk pemecah batu ginjal tanpa operasi, dan kemoterapi.

Yang pastinya, semua layanan itu dihadirkan dengan tujuan melayani masyarakat, terutama masyarakat yang berada disekitar rumah sakit Unud.

Karakter yang sangat rendah hati dan mudah bergaul membuat dirinya sangat dekat dengan semua orang.

Baik itu dekat dengan sesama dosen, karyawan, maupun mahasiswa, kedekatannya tidak terbatasi.

Sifatnya itu juga membuat Prof. Sukrama memiliki relasi yang sangat luas.

Saat ini jenazah masih dititipkan di RSUP Prof. Ngoerah dan rencananya akan dibawa pulang pada Sabtu, 4 Februari 2023.

Layon atau jenazah akan dipulangkan ke kampung halaman di Dabdab Putih, Desa Pekutatan, Jembrana.

Selanjutnya, jenazah direncanakan akan diupacarai dengan pengabenan pada Kamis, 9 Februari 2023. (yun)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved