Berita Bali

Kapolri Datangkan Mentor dari Inggris, Kursus Manajemen Pengamanan Kompetisi Sepak Bola

Mike Hardy yang juga terlibat dalam manajemen pelaksanaan Piala Dunia Tahun 2022, di Qatar itu didatangkan guna menjadi mentor.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Mike Hardy saat acara penutupan kursus manajemen pengamanan sepak bola. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, datangkan Mike Hardy, seorang Profesor dari Coventry University, England pada Januari 2023 lalu.

Mike Hardy yang juga terlibat dalam manajemen pelaksanaan Piala Dunia Tahun 2022, di Qatar itu didatangkan guna menjadi mentor dalam kursus manajemen pengamanan stadion.

Tak hanya diikuti oleh personel Polri, kursus yang telah berlangsung selama 9 hari tersebut juga diikuti oleh seluruh pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan kompetisi sepak bola.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kursus digelar sebagai komitmen nyata Polri dalam meningkatkan kualitas pengamanan pertandingan sepak bola di Indonesia.

“Sembilan hari telah melakukan kegiatan pelatihan manajemen stadion untuk persiapan pengamanan bola.

Jadi sebagaimana komitmen Polri, bahwa Polri akan terus melaksanakan peningkatan kualitas dari pengamanan, khususnya terkait dengan penyelenggaraan kompetisi besar khususnya sepak bola," ujarnya saat penutupan kursus di Gedung Rupatama Polri, Jakarta pada Rabu 1 Februari 2023.

Baca juga: Lolos Verifikasi Dari Mabes Polri, Stadion Kapten I Wayan Dipta Masih Punya PR Untuk Helat Laga

Baca juga: ETLE di Tabanan Molor, Masih Tunggu Arahan Korlantas Mabes Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Michael Hardy saat acara penutupan kursus manajemen pengamanan sepak bola.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Mike Hardy saat acara penutupan kursus manajemen pengamanan sepak bola. (Istimewa)

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berpandangan, Indonesia memiliki banyak sumber daya di bidang sepak bola.

Seperti misalnya para pemain yang berbakat, hingga jumlah supporter yang besar.

Sehingga diperlukan pengelolaan yang baik guna meningkatkan prestasi di dunia sepak bola, dan dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Tentunya ini menjadi sangat penting karena Indonesia memiliki talent yang luar biasa, penonton yang sangat besar dan ini apabila bisa dikelola dengan baik semuanya akan bisa menumbuhkan pemain yang bisa akan berkompetisi dengan baik.

Dan harapan kita, kita bisa mewujudkan kompetisi sepak bola yang lebih berkualitas dan tentunya bisa membawa harum nama Indonesia di tingkat internasional,” ucap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Selain mendatangkan pengajar langsung dari Inggris, komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan sepak bola di Indonesia juga dilakukan dengan menerbitkan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.

Perpol Nomor 10 Tahun 2022 tersebut diantaranya mengatur soal pemberdayaan personel dan analisa resiko di stadion.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Michael Hardy saat acara penutupan kursus manajemen pengamanan sepak bola.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Mike Hardy saat acara penutupan kursus manajemen pengamanan sepak bola. (Istimewa)

Seperti misalnya pengaturan kapasitas, pintu keluar dan masuk, hingga kesiapan fasilitas kesehatan.

“Sehingga di situ kemudian bisa ditentukan dengan kapasitas yang ada dan pintu-pintu keluar, pintu masuk, exit, kemudian bagaimana kesiapan kesehatan yang ada, semuanya menjadi satu kesatuan," jelasnya sebagaimana siaran pers Humas Polda Bali pada Rabu 1 Februari 2023.

Bahkan, Perpol Nomor 10 Tahun 2022 itu telah diterapkan dalam pertandingan Piala AFF dan Liga I.

Dengan berakhirnya kursus manajemen pengamanan sepak bola pada Rabu 1 Februari 2023 tersebut, mantan Kabareskrim Polri itu berharap, para peserta kursus tersebut dapat menyerap seluruh ilmu dan pengatuhan manajemen sepak bola sebagaimana standar FIFA. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved