Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pengelingsir Puri Carangsari Meninggal

1000 Masyarakat Terlibat dalam Palebonan I Gusti Ngurah Alit Yudha, Inda Trimafo Terharu

1000 masyarakat terlibat dalam palebonan I Gusti Ngurah Alit Yudha yang merupakan putra ketiga Pahlawan I Gusti Ngurah Rai, Inda Trimafo terharu.

Tayang:
Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Putu Yunia Andriyani
I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo, putri ketiga mendiang I Gusti Ngurah Alit Yudha sedang memegang foto ayahandanya dalam upacara Palebonan ajung-nya di Setra Carangsari, Petang, Badung, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Setelah meninggal pada Desember 2022 lalu, akhirnya keluarga Puri Carangsari melaksanakan upacara Palebonan untuk mendiang I Gusti Ngurah Alit Yudha.

Palebonan putra ketiga pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai ini dilaksanakan di daerah asalnya di Carangsari pada Jumat, 10 Februari 2023.

Palebonan sendiri harus menunggu pembuatan bade dan wadah yang membutuhkan waktu diselesaikan oleh Unagi atau pembuatnya yang berasal dari Griya Kesiman.

Acara telah dimulai sejak pagi dengan melarang sungkan berbagai rangkaian upacara sebelum akhirnya dibawa ke Setra Carangsari.

Ditemui di lokasi acara, I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha, putri ketiga almarhum mengucapkan rasa syukurnya karena upacara Palebonan telah berlangsung lancar.

Tak lupa dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah hadir dan menbantu pelaksanaan upacara.

“Sejauh ini acara telah berlangsung dengan lancar, cuaca juga cerah, keikutsertaan masyarakat yang diharapkan juga sangat bagus,” kata I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha.

Inda Trimafo menuturkan dalam membawa wadah berwujud naga, bade tumpang sembilan dan tangganya telah melibatkan hampir 1.000 orang.

Untuk mengangkat Bade yang memiliki tinggi sekitar 20 meter melibatkan 125 orang yang di estafet sebanyak tiga kali sehingga totalnya sekitar 375 orang.

Baca juga: Kehilangan Sosok Pengayom, Ketua DPRD Badung Harap Bisa Teruskan Cita-cita I Gusti Ngurah Alit Yudha

Sementara untuk wadah sendiri juga membutuhkan tenaga manusia sebanyak 60 orang yang juga di estafet.

Belum lagi Sekaa gong atau Baleganjur yang berjumlah sekitar 150 orang.

Secara tidak langsung upacara Palebonan ini juga mempertemukan masyarakat seluruh desa di Kecamatan Petang, Badung.

Dan tidak hanya di Kecamatan Petang, bantuan juga datang dari lintas kabupaten yaitu sampai di Kabupaten Bangli, tepatnya dari warga Catur.

Ucapan terima kasih juga ia berikan kepada rekanan ayahnya dan juga dirinya yang sudah hadir secara langsung.

Terlihat hadir di lokasi Bupati Kabupaten Badung, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung, Walikota Denpasar, dan jajaran pejabat lainnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved