Berita Bali
Literasi Keuangan Sejak Dini, Siswa SD Harus Diajarkan Menabung
Anak-anak perlu mendapatkan pengetahuan, terkait literasi keuangan sesuai dengan umur dan kondisinya.
Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Literasi keuangan termasuk pengelolaan keuangan yang baik, dan benar seyogyanya diberikan sejak dini.
Anak-anak perlu mendapatkan pengetahuan, terkait literasi keuangan sesuai dengan umur dan kondisinya.
Literasi keuangan dapat diberika oleh orangtua, saat anak di rumah ataupun dari guru saat anak di sekolah.
Selain itu, petugas yang bergerak dalam bidang keuangan pun dapat turut serta memberikan ilmunya kepada anak-anak.
Baca juga: Hati-Hati! 10 Arti Mimpi Kalajengking, Akan Terjadi Penurunan Keuangan, Mulailah Berhemat!
Baca juga: Densus 88 Satgas Bali Cabut Baiat 160 Anggota NII Bali, 98 Persen dari Total Anggota Keseluruhan
Seperti yang dilakukan oleh Gilang Pradityo, Vice President Investment Pertalife Insurance saat memberikan literasi keuangan kepada pelajar SDN 3 Kuta.
“Tadi kita memberikan materi, sebenarnya ini tugas kita sebagai perusahaan asuransi, memberi literasi tentang keuangan, mengajarkan anak-anak bagaimana mengelola keuangannya dengan baik," katanya.
Gilang Pradityo menuturkan, selain untuk berbelanja, anak-anak harus paham menggunakan uang tersebut untuk menabung.
Seiring dengan perkembangan zaman pun, membuat Gilang Pradityo cukup kaget karena beberapa anak-anak di sekolah tersebut bahkan sudah mengerti kata investasi.
Hal ini menurut Gilang Pradityo, sangat luar biasa untuk ukuran anak-anak tingkat sekolah dasar yang sudah berpikir menggunakan uangnya untuk investasi.
Literasi yang ia berikan, bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan.
Di sini anak-anak harus memahami dan sepakat, bahwa kebutuhan jauh lebih penting dibandingkan keinginan.
Diusia yang masih belia, anak-anak lebih sesuai untuk diarahkan menggunakan uang dengan menabung, sesuai dengan tag line literasinya “selamat menabung”.
Menabung sendiri sangat ideal dilakukan, sejak anak-anak bahkan sebelum duduk di bangku sekolah dasar.
Menabung bisa dilakukan dengan menggunakan celengan, ataupun di bank karena saat ini beberapa bank sudah menyediakan tabungan untuk anak-anak.
Yang terpenting adalah anak-anak belajar untuk menggunakan tabungan, sebagai saving dari uang jajan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/drvbdfb-fgb-fg-nfgbfbhfb.jpg)