Berita Bali

Divhubinter Mabes Polri & Polda Bali Pulangkan Red Notice Interpol Berinisial AS ke Italia!

Hal tersebut diungkapkan, oleh Kakanim Kelas I TPI Ngurah Rai, Sugito saat press conference di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
(Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra)
Suasana saat press conference di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai jelang pemulangan Red Notice Interpol berinisial AS. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Divhubinter Mabes Polri dan Ditreskrimum Polda Bali, akan mengantar AS, buronan red notice Interpol ke Italia hari ini.

Hal tersebut diungkapkan, oleh Kakanim Kelas I TPI Ngurah Rai, Sugito saat press conference di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada Minggu 19 Februari 2023.

Sugito mengungkapkan, buronan Interpol itu diperkirakan akan dipulangkan ke Italia pada Minggu 19 Februari 2023.

“Sebagaimana yang bapak ibu ketahui, bahwa hari ini akan ada pemulangan,” ungkap Sugito kepada awak media.

Kendati akan dipulangkan hari ini, Sugito tak mengungkapkan waktu dan flight number pemulangan AS.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur Sebudi Karangasem Bali, Korban Terjatuh Lalu Terlindas Kendaraan

Baca juga: Cuaca Tak Bersahabat, Petani Garam di Amed Karangasem Bali Tak Berproduksi Sejak November 2023

Suasana saat press conference di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai jelang pemulangan Red Notice Interpol berinisial AS.
Suasana saat press conference di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai jelang pemulangan Red Notice Interpol berinisial AS. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

Pasalnya, informasi tersebut tak diungkapkan Sugito lantaran ingin menjaga keamanan dan kenyamanan subjek maupun penumpang lainnya.

“Ini demi kenyamanan dan keamanan semua aspek, baik itu keamanan pribadi yang bersangkutan, keamanan perkembangan, hal ini akan tetap menjadi informasi tertutup,” jelas Sugito.

Sejalan dengan Sugito, pihak Divhubinter Mabes Polri yang diwakili oleh Kompol Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, kepulangan AS ke Italia dilakukan secara normal.

Hal tersebut dilakukan agar tak menarik perhatian dan menimbulkan kegaduhan.

“Pelaksanaan saat pendampingan juga dilaksanakan seperti biasa. Karena memang prosesnya ini handing over, bukan ekstradisi.

Sehingga semua kegiatan dilakukan seperti biasa. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan,” ungkap Kompol Anggaito.

Di akhir, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, mengungkapkan, kepulangan AS akan diantar oleh Divhubinter Mabes Polri dan personel Polda Bali ke Italia.

Hal tersebut dilakukan usai Polri berkoordinasi dengan pihak Interpol Italia.

Suasana saat press conference di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai jelang pemulangan Red Notice Interpol berinisial AS.
Suasana saat press conference di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai jelang pemulangan Red Notice Interpol berinisial AS. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

“Bahwa hasil koordinasi antara Interpol dari Indonesia maupun dengan negara Italia, bahwa yang bersangkutan kita antar ke Italia.

Jadi tidak dijemput di sini tetapi kita bantu mengantarnya,” ujar Kabid Humas Polda Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved