Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Dalam Sehari Pantai di Badung Dipenuhi 300 Ton Sampah, Terbanyak di Kuta

Angin musim barat membuat pemerintah Kabupaten Badung kewalahan dalam membersihkan sampah pantai yang dipenuhi 300 ton sampah.

Tayang:
Istimewa
DLHK Badung saat melakukan pembersihan sampah di pantai Kuta pada Senin 20 Februari 2023 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Angin musim barat membuat pemerintah Kabupaten Badung kewalahan dalam membersihkan sampah pantai.

Bagaimana tidak, dalam sehari ratusan ton sampah menepi di sejumlah Pantai di Badung, seperti Kuta, Legian, Seminya, dan Canggu.


Seperti halnya beberapa hari kemarin, Dinas Lingkungan Hidup dan Keberaihan (DLHK) mencatat kurang lebih ada 300 ton sampah yang menepi dalam semalam.

Baca juga: Rugikan Masyarakat, I Nyoman Parta Akan Tindaklanjuti Maraknya Kasus Pengoplosan Gas di Badung

DLHK pun menurukan petugasnya untuk melakukan pembersihan pada Senin 20 Februari 2023.


Ratusan petugas diturunkan termasuk beberapa alat berat. Meski demikian sampai saat ini, belum bisa dibersihkan dalam kurun waktu satu hari.


Setidaknya sampah jenis kayu itu bisa dibersihkan untuk memperindah kawasan pantai di Badung.

Baca juga: Pelaksanaan Palebon Raja Denpasar IX Puri Agung Denpasar Masih Tunggu Hari Baik

Mengingat selama ini kawasan pantai yang menjadi daya tarik wisata di Gumi Keris.


Kabid Pengelolaan Kebersihan dan Limbah B3 DLHK Badung Anak Agung Gede Agung Dalem mengatakan bahwa DLHK menurunkan ratusan petugas untuk membersihkan pantai.

Selain petugas DLHK juga dibantu oleh pemilik villa dan hotel yang berada di kawasan Kuta maupun Canggu.

Baca juga: Polres Badung Bekuk AA Gede Oka Astawa, Pengoplosan Elpiji Dilakukan di Kebun


"Hari ini atau tadi pagi kita lakukan pembersihan semua sampah yang menepi di sejumlah pantai di Badung. Bahkan dalam pembersihan kita juga turunkan alat berat," tegasnya.


Diakui, dalam semalam kurang lebih ada sebanyak 300 ton sampah jenis kayu yang menepi di sejumlah pantai di Badung.

Kendati demikian sampai saat ini semua sampah belum bisa diangkut mengingat jumlahnya sangat banyak.


"Kuta paling banyak sampahnya. Namun untuk sementara kita kumpulkan di STO (Stop Over),” ujar Agung Dalem.

Baca juga: Rugikan Masyarakat, I Nyoman Parta Akan Tindaklanjuti Maraknya Kasus Pengoplosan Gas di Badung


Disinggung kemana biasanya sampah itu dibuang, birokrat asal Klungkung itu mengaku bahwa semua sampah akan dibawa keTPST Samtaku Jimbaran. Sampah ini akan diolah menjadi karbon aktif di TPST Samtaku.


"Seperti biasanya sampah akan di bawa Ke samtaku jimbaran dan Pusat Daur Ulang (PDU) Mengwitani, untuk dicacah," bebernya.

Baca juga: Rugikan Masyarakat, I Nyoman Parta Akan Tindaklanjuti Maraknya Kasus Pengoplosan Gas di Badung

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved