Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Pelaksanaan Palebon Raja Denpasar IX Puri Agung Denpasar Masih Tunggu Hari Baik

Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama berikan kisi-kisi soal upacara Pelebon Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan, Raja Denpasar IX.

Tayang:
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Suasana di Puri Agung Denpasar pada Senin 20 Februari 2023 pasca berpulangnya Raja Denpasar IX, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan. Pelebon Raja Denpasar IX diperkirakan serupa dengan Raja-Raja sebelumnya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama berikan kisi-kisi soal upacara Pelebon Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan, Raja Denpasar IX.


Hal tersebut diungkapkannya saat ditemui Tribun Bali di Puri Agung Denpasar pada Senin 20 Februari 2023.


Bima Wikrama selaku putra pertama dari Raja Denpasar IX itu mengungkapkan, Pelebon Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan diperkirakan serupa dengan Raja-Raja di Puri Agung Denpasar sebelumnya.

Baca juga: Raja Denpasar IX Berpulang, Ini Penjelasan Soal Siapa Penerus Puri Agung Denpasar Selanjutnya


Bima Wikrama yang akrab disapa Turah Bima itu memperoleh gambaran dari Pelebon Raja Denpasar VIII dan Permaisuri Raja Denpasar IX sebelumnya.


“Tingkatan karya (upacara) tentu sudah diketahui. Belajar dari lebarnya (meninggal) kakek (Ida Cokorda Ngurah Agung, Raja Denpasar VIII) kemudian lebarnya Ida Ratu Istri, Permaisuri Raja Denpasar IX.”


“Bayangan saja dulu. Kira-kira seperti itu,” ungkap Turah Bima kepada Tribun Bali.

Baca juga: Warga Desa Dauh Puri Kaja Kota Denpasar Gelar Lomba Kreativitas Olahan Singkong

Kendati telah mendapat gambaran soal Pelebon Raja Denpasar IX, Turah Bima tak dapat menjelaskan secara detail soal upacara maupun upakara.


Pasalnya, ia tak ingin mendahului keputusan dari internal Puri Agung Denpasar dan paruman para Sulinggih.


“Yang namanya upakara belum bisa saya sampaikan saat ini karena itu kewenangannya ada pada Ida Sulinggih,” tambah Turah Bima.

Baca juga: Pastikan Pengangkutan Sampah Berjalan Optimal, Wawali Denpasar Tinjau Lokasi TPS Jalan Gunung Agung


Namun, waktu berlangsungnya Pelebon Raja Denpasar IX diperkirakan tak terjadi dalam waktu dekat lantaran belum adanya hari baik.


“Untuk beliau seorang Raja, belum ada dewasa (hari) yang baik untuk dekat-dekat ini,” ungkap Turah Bima saat ditemui Tribun Bali di Puri Agung Denpasar.


Selanjutnya, Turah Bima dan internal Puri Agung Denpasar akan berkoordinasi dengan para Sulinggih yang nantinya akan menyelesaikan upacara Pelebon tersebut.

Baca juga: Program Pertama di Bali, 30 Lansia di Desa Tegal Harum Denpasar Ikut Sekolah Lansia


Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi kepada 3 Sulinggih yang menjadi Guru ketika Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan diangkat sebagai Raja Denpasar IX.


“Mungkin nanti sore kita sudah mulai jalan, matur ke Ida Sulinggih, Ida Bhagawanta Puri, Guru Nabe, Guru Saksi, dan Guru Waktra beliau (Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan) ketika Abiseka Ratu (Raja Denpasar IX),” ungkap Turah Bima.


Di akhir, Turah Bima berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut soal Pelebon Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan, Raja Denpasar IX saat keputusan para Sulinggih telah dibuat.

Baca juga: Raja Denpasar IX Berpulang, Ini Penjelasan Soal Siapa Penerus Puri Agung Denpasar Selanjutnya

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved