Persib Bandung

Peringati HUT 90 Tahun, Beginilah Kiprah Persib Bandung, Mulai Abad 19 Hingga Masa Kini

Tak terasa, Persib Bandung kini menginjak usia ke 90 tahun pada hari ini Selasa, 14 Maret 2023. Simaklah sepak terjang Persib Bandung hingga kini.

Editor: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman
dok ist/twitter@persib
Selebrasi Ciro Alves ketika mencetak gol di laga Persib Bandung lawan RANS Nusantara FC dilanjutan Liga 1 2022/2023 belum lama ini. Daftar Pemain Milla yang Absen di Laga Barito Putera vs Persib Bandung, Klok & Dedi Isi Lini Tengah 

TRIBUN-BALI.COM – Tak terasa, Persib Bandung kini menginjak usia ke 90 tahun pada hari ini Selasa, 14 Maret 2023. Sebuah bilangan usia yang cukup dewasa bagi sebuah klub sepakbola.

Hingga menginjak usia ke 90 tahun, masih banyak orang yang belum mengatahui bahwa Persib Bandung dulunya merupakan gabungan dari beberapa tim sepakbola pribumi.

Pada ke-20, Persib Bandung yang kita kenal merupakan gabungan dari tim sepakbola National Voetball Bond (NVB) dan Persatuan Sepakraga Indonesia Bandoeng (PSIB), pada 14 Maret 1933 .

Akhirnya, Tanggal tersebut pun selalu diperingati sebagai hari lahirnya Persib, hingga kini.

Sejarawan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Andi Suwirta, mengungkapkan, geliat sepak bola di Bandung sebenarnya sudah dirasakan sejak akhir abad ke-19 yang dipelopori oleh orang-orang Belanda dan Eropa.

Baca juga: Bos Persib Bandung Tak Mau Menyerah Kejar Juara Liga 1, Luis Milla Berikan Isyarat Angkat Tangan

Baca juga: Persib Bandung Hanya Raih Satu Poin, Robi Darwis Tetap Bersyukur, Luis Milla Puji Penampilannya

Barulah pada awal abad ke-20, klub-klub sepak bola mulai berdiri dan bertanding di Bandung seperti Bandoeng Voetbal Club (1900), UNI dan SIDOLIG (1903), serta diikuti klub-klub lainnya.

"Di antara orang-orang Belanda dan Eropa yang menjadi pelopor itu, terdapat nama Bupati Bandung saat itu, yakni R.A.A. Wiranatakusumah yang punya peran di balik pendirian klub-klub sepak bola tertua di Bandung tersebut, terutama BVC dan UNI," ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Persib.

Andi menjelaskan, berdasarkan sejumlah sumber literasi, pada tahun 1923 berdiri sebuah perkumpulan sepak bola (bond) bernama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) yang diketuai Mr. Sjamsoedin.

Pengurus Persib, menurutnya bisa saja menetapkan tahun 1923 ketika BIVB berdiri sebagai hari jadi Persib. Sebab, BIVB merupakan cikal bakal lahirnya nama Persib di tahun 1933.

"Hal ini sangat memungkinkan karena BIVB yang turut mendirikan PSSI pada 19 April 1930, saat ini sering disebut sebagai Persib," ucapnya.

Namun, berdasarkan analisanya, ada beberapa pertimbangan pengurus Persib di masa lalu menetapkan 14 Maret 1933 sebagai hari jadi. Salah satunya adalah semangat keindonesiaan sebagai pengaruh Sumpah Pemuda (1928) di balik komitmen pendirian Persib.

"Pada saat fusi, nama yang disepakati sudah berbahasa Indonesia. Kalau BIVB 'kan masih menggunakan bahasa Belanda, meskipun pendirinya orang Indonesia. Selain itu, yang lebih penting adalah semangat keindonesiaan sudah sangat kuat pada tahun 1933 sebagai pengaruh Sumpah Pemuda lima tahun sebelumnya," ujar Andi.

Namun, karena dipengaruhi situasi politik ketika itu, rivalitas Persib dan bond (perserikatan) Hindia Belanda, Bandoeng Voetbal Bond (BVB) meruncing.

Baca juga: Persib Bandung Hanya Bermain Imbang Lawan Persebaya Surabaya, Luis Milla Tak Mau Tekan Asuhannya

Kedua bond itu bersaing meraih prestasi di kompetisi masing-masing. Di level kota, perkumpulan-perkumpulan anggota Persib dan BVB bersaing menunjukkan eksistensi masing-masing.

Kurang dari tiga bulan setelah berdiri, Persib yang untuk pertama kalinya tampil di turnamen antar kota (steden tournoi) PSSI, menjadi runner-up di bawah Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ) yang merupakan cikal bakal Persija Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved