Serba Serbi

Tumpek Uye atau Tumpek Kandang Sebagai Wujud Pelestarian Fauna, Ini Manfaatnya

Tumpek Uye atau Tumpek Kandang yang jatuh pada hari ini, 25 Maret 2023 sebagai wujud pelestarian fauna, ini manfaatnya.

Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Putu Kartika Viktriani
istimewa
Ilustrasi pelaksanaan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang - Tumpek Uye atau Tumpek Kandang yang jatuh pada hari ini, 25 Maret 2023 sebagai wujud pelestarian fauna, ini manfaatnya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pada Sabtu, 25 Maret 2023 atau tepatnya tiga hari setelah merayakan Nyepi 2023, umat Hindu melaksanakan Hari Raya Tumpek Uye

Hari Raya Tumpek Uye ini juga biasa dikenal dengan nama Tumpek Kandang

Pada hari raya ini umat Hindu menghaturkan syukurnya kepada Ida Bhatara Siwa Pasupati atas anugrah-Nya. 

Bhatara Siwa Pasupati telah memberikan Anugrah atau berkat nya dalam wujud berbagai macam hewan atau binatang peliharaan.

Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia, Drs. Ida Bagus Suatama, M.Si mengatakan Tumpek Uye sendiri cerminan melestarikan fauna. 

“Tumpek Kandang itu adalah sebuah konsep untuk mengembangkan atau melestarikan berbagai binatang atau fauna yang ada di bumi. 

Jadi pada hari tersebut kita mengucapkan syukur dan menjaga segala fauna yang menjadi teman dan menolong hidup kita,” kata Drs. Ida Bagus Suatama, M.Si. 

Lelaki yang akrab disapa Tu Aji ini menjelaskan ada beberapa golongan hewan atau fauna di muka bumi. 

Hewan tersebut diantaranya berasal dari golongan Merega atau golongan kucing, golongan naga atau alaku-laku dada seperti ular, belut, buaya, kadal, dan lain-lain. 

Baca juga: Otonan Sabtu Kliwon Uye, Umur Capai 102 Tahun, Begini Nasib dan Perjalanan Hidupnya

Selanjutnya ada dari golongan Paksi atau burung, golongan Sadpada atau memiliki banyak kaki seperti kaki seribu dan lain sebagainya. 

Ada juga yang dari golongan Iwak atau Ulam atau ikan, dan golongan Gumatat-Gumitit atau serangga, virus, dan lain-lain. 

Dosen Prodi Ayurweda ini menuturkan golongan-golongan hewan tersebut tentunya memiliki banyak manfaat untuk manusia dan sekitarnya. 

Hewan dapat menjadi teman untuk umat manusia dalam kehidupan sehari-hari, misalnya anjing, kucing, dan burung.

Mereka juga dapat menjadi penghibur, dapat diperjualbelikan untuk membantu ekonomi manusia. 

Disisi lain, hewan juga dapat menjadi sarana upacara atau persembahyangan atau yadnya untuk dihaturkan kepada Bhatara-bhatari. 

Sumber makanan manusia juga dapat berasal dari hewan yang dikenal mengandung nilai gizi yang tinggi salah satunya yaitu protein hewani. 

Para pelajar, mahasiswa, guru, atau akademisi lainnya juga dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dengan melibatkan hewan sebagai objek penelitiannya. 

Bahkan hebatnya juga, banyak hewan yang dalam tubuhnya mengandung bahan-bahan yang dapat menjadi obat. (yun)

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved