Piala Dunia U20

Piala Dunia U20 Indonesia Dibatalkan FIFA, Gibran Rakabuming Raka Ucapkan Maaf ke Ganjar dan Koster

Induk organisasi sepak bola tertinggi dunia atau FIFA resmi mencabut status tuan rumah Indonesia sebagai penyelenggara Piala Dunia U20 2023.

Editor: Ady Sucipto
BolaSport.com/Muhammad Alif Aziz Mardiansyah
Ketum PSSI Erick Thohir, Waketum PSSI Zainudin Amali, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, saat berkunjung ke Stadion Manahan, Solo, pada Minggu 12 Maret 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Induk organisasi sepak bola tertinggi dunia atau FIFA resmi mencabut status tuan rumah Indonesia sebagai penyelenggara Piala Dunia U20 2023.

Hal itu diputuskan setelah orang nomor satu FIFA, Gianni Infantino bertemu secara khusus dengan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir di Qatar.

Melalui situs laman resmi FIFA, lembaga yang dipimpin oleh Gianni Infantino tersebut membagikan kabar tak menyenangkan tersebut terkait status tuan rumah Indonesia di Piala Dunia U20.

"FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023," beber FIFA dalam laman resminya.

Baca juga: Analisis Drajad Wibowo Soal Batalnya Piala Dunia U20 di Indonesia Berimbas Besar pada Pilpres 2024

Kendati tuan rumah pengganti hingga saat ini belum diumumkan oleh FIFA, namun mereka menjamin akan segera mengumumkan segera negara pengganti Indonesia.

Di lain sisi, FIFA sampai dengan saat ini juga belum memutuskan sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada Indonesia.

Namun peluang sanksi kepada PSSI akan segera diputuskan pada tahap selanjutnya.

Tentu, salah satu faktor yang disebut-sebut batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 karena adanya penolakan terhadap keikutsertaan Timnas Israel dalam ajang sepakbola tersebut.

Tercatat, ada dua gubernur yang menolak Timnas Israel bertanding di wilayah mereka. Keduanya yakni Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Bahkan Gubernur Bali I Wayan koster juga telah bersurat atas penolakan tersebut ke Menpora pada 14 Maret 2023 lalu. Surat itu berisi penolakan kedatangan Timnas Israel ke Bali.

Salah satu yang turut kesal atas penolak Timnas Israel adalah Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. Pasalnya, Kota Solo menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20.

Gibran bahkan sempat membuat peryataan bahwa Kota Solo siap menjadi lokasi drawing Piala Dunia U-20.

Namun, kini putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini justru meminta maaf kepada gubernur dari PDI Perjuangan (PDIP) itu.

"Mohon maaf kalau ada kata-kata saya yang salah. Semuanya Pak Ganjar, Pak Koster yang mungkin tersinggung atas kata-kata saya," kata Gibran dikutip dari TribunSolo.com, Kamis (30/3).

Baca juga: Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, FIFA Kemungkinan Beri Sanksi, Koster: Saya Hanya Tolak Israel

Gibran pun enggan menjelaskan ketika ditanya apakah ada teguran dari PDIP soal sikapnya yang berbeda itu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved