Berita Klungkung

45 Orang Lulus Pelatihan Pencarian dan Pertolongan di Nusa Penida, 5 Lainnya Gugur

Sebanyak 45 orang dinyatakan lulus dalam pelatihan SAR (search and rescue) yang dilaksanakan oleh Basarnas Bali di Nusa Penida.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pelatihan Pencarian dan Pertolongan di Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Sebanyak 45 orang dinyatakan lulus dalam pelatihan SAR (search and rescue) yang dilaksanakan oleh Basarnas Bali di Nusa Penida.

Nantinya mereka diharapkan memiliki ketrampilan dan kemampuan dalam melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di Nusa Penida.


Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Bali Gede Darmada mengungkapkan, jumlah personel Basarnas Bali saat ini belum memadai untuk memberikan pertolongan yang mencakup seluruh wilayah Bali.

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan Wisatawan, Basarnas Bali Menggelar Pelatihan SAR di Nusa Penida

Ia mengatakan, salah satu bentuk upaya Basarnas meningkatkan SDM Potensi SAR adalah dengan memberikan pelatihan SAR. 


"Jadi nantinya dengan pelatihan SAR diketinggian ini dapat meningkatkan kemampuan dan Keterampilan Potensi SAR di bidang High Angle Rescue Teknique (HART) dan dapat mengaplikasikannya saat terjadi Operasi Pencarian dan Pertolongan Khususnya di Wilayah Pulau Nusa Penida" ujar Darmada.

Baca juga: Basarnas Bali Tanam 500 Bibit Mangrove di Tanjung Benoa


Darmada menambahkan, dari 50 orang peserta yang mengikuti pelatihan hanya 45 orang lulus dan bisa mengikuti uji kompetensi sedangkan 5 orang lainnya dinyatakan belum bisa mengikuti.


 "Jadi yang sudah lulus saya harapkan tidak cepat berpuas diri, terus tingkatkan kemampuan dan jangan berhenti berlatih" jelasnya.


Di sisi lain, Kasi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Moch Adip menjelaskan selama enam hari kemarin peserta diberikan metode pembelajaran meliputi, teori kelas, demonstrasi, diskusi dan Praktek Lapangan.

Baca juga: Terkait Pelatihan Potensi SAR di Nusa Penida, Kepala Kantor Basarnas Bali Temui Bupati Klungkung

Peserta yang mampu menyelesaikan 72 Jam Pelajaran (JP) dinyatakan lulus dan dapat mengikuti uji kompetensi.


Pelatihan Potensi Pencarian dan Pertolongan di ketinggian ini diikuti oleh 50 orang, dari unsur TNI/Polri, Intansi Pemerintah, organisasi masyarakat, dan para relawan. 


Pelatihan ini dilakukan, karena cukup kerapnya terjadi kecelakaan yang dialami oleh wisatawan saat berwisata di Nusa Penida.

Baca juga: 7 Hari Operasi SAR Warga Hilang di Bangli Tak Membuahkan Hasil, Basarnas Bali Hentikan Pencarian

Sementara petugas Basarnas maupun Balawista yang memiliki ketrampilan SAR jumlahnya sangat terbatas. 


Pelatihan teknis Pencarian dan Pertolongan di ketinggian ini rencananya akan berlangsung selama satu minggu mulai 27 Maret s/d 2 April 2023. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved