Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Pemkab Gianyar Akan Keluarkan 15 Piagam Seni dalam HUT Gianyar ke-252

HUT Gianyar merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh para seniman di Kabupaten Gianyar, Bali.

Freepik.com
Ilustrasi piagam penghargaan 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - HUT Gianyar merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh para seniman di Kabupaten Gianyar, Bali.

Sebab momen tersebut, dijadikan momentum Pemkab Gianyar memberikan piagam penghargaan pada maestro seni di Gianyar.

Pada HUT ke 252 yang jatuh pada tahun 2023 ini, Pemkab Gianyar mengeluarkan 15 piagam.


Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Gusti Agung Sri Widyawati, Jumat 7 April 2023 merinci, bahwa piagam tersebut ada tiga jenis.

Baca juga: KPU Gianyar Tetapkan Daftar Pemilih Sementara 392.259 Jiwa

Yakni, Parama Satya Budaya, Wija Kusuma dan penghargaan Wija Kusuma Madya.

Dalam hal ini, Satya Budaya diberikan pada satu orang seniman, Wija Kusuma tujuh orang dan sisanya Wija Kusuma Madya.

“Total ada 15 orang yang akan menerima penghargaan ini," ujarnya.


Diapun menegaskan bahwa penerima piagam bukan orang sembarangan. Namun mereka adalah tokoh yang memiliki dedikasi tinggi pada seni dan sudah berkiprah lama di bidang seni. Serta memiliki karya yang berpengaruh, dan menjadi inpsirasi seniman lainnya.

Baca juga: Gubernur Koster dan Cok Ace Didampingi Bupati Gianyar Resmikan Pasar Rakyat Tematik Wisata Ubud

“Penilaian dilakukan oleh tim termasuk Bupati," ungkapnya.


Para tokoh tersebut tak hanya menerima tanda penghargaan berupa piagam. Namun mereka juga mendapatkan uang tunai.

Seperti, peraih Parama Satya Budaya mendapatkan hadiah Rp75 juta beserta lencana emas, dan penghargaan Wija Kusuma mendapatkan  Rp50 juta dengan lencana emas.

Sedangkan penghargaan Wija Kusuma Madya berhak atas hadiah Rp25 juta dan lencana emas.

Baca juga: Tiga Bulan PAD Gianyar Masuk Rp 225 Miliar, Optimistis Tembus Target Rp 1,3 Triliun Setahun


Adapun nominasi penerima penghargaan seni Parama Satya Budaya adalah I Wayan Pugeg, seniman patung asal Banjar Sengguan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Gianyar. 


Penerima penghargaan Wija Kusama, mulai dari Ida Bagus Putu Pastika, seni karya di Banjar Geriya, Tampaksiring, I Dewa Putu Gede Mandra, seniman lukis asal Banjar Gede, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, I Gusti Putu Sudarta, seniman topeng asal Banjar Pekandelan, Desa Bedulu, Blahbatuh, I Gusti Made Lod, seniman patung asal Banjar Lodpeken, Desa Keramas, Blahbatuh.

Baca juga: Besok, Sapi Terbaik Gianyar Adu Keren di Lahan Eks Hardys, Rangkaian HUT Kota Gianyar


Lalu ada, Cokorda Bagus Wiranata, undagi pembuatan tapel barong, asal Banjar Teruna, Desa Peliatan, Ubud, I Komang Dharmayuda, seniman musik asal Banjar Tameng, Desa Sukawati, dan Ida Bagus Oka Adnyana, tenun ikat pucuk asal Banjar Kebon, Desa Blahbatuh.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved