Mudik Lebaran 2023
Ojek Dadakan Sebagian Besar Warga Gilimanuk, Manfaatkan Momen Mudik dan Terjadi Antrean Panjang
Ojek Dadakan Sebagian Besar Warga Gilimanuk, Manfaatkan Momen Mudik dan Terjadi Antrean Panjang
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Fenty Lilian Ariani
NEGARA, TRIBUN-BALI.COM - Antrean kendaraan yang lumayan panjang membuat masyarakat khususnya warga Gilimanuk beralih profesi, Rabu Mereka memanfaatkan momen ini dengan menjadi ojek dadakan.
Bahkan, jumlahnya bukan satu dua orang saja, melainkan sampai puluhan orang.
Tarifnya cukup bervariasi, yakni Rp20-30 Ribu sekali antar.
Menurut informasi yang diperoleh, ketika momen lebaran ini biasanya sudah mempersiapkan diri dan kendaraan untuk menawarkan jasa ojek dadakan.
Ketika antrean mulai panjang atau memasuki kawasan hutan, mereka lantas bergegas mencari "pelanggan". Pelanggannya rata-rata mereka yang menumpang bus tujuan Denpasar-Gilimanuk.
Ojek dadakan diklaim sangat membantu karena lebih cepat sampai di pelabuhan.
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma menuturkan, warga yang beralih profesi sebagai ojek dadakan ini mulai ada sejak dinihari tadi, Rabu 19 April 2023 tadi.
Sebagian besar, mereka yang menjadi ojek adalah warga Gilimanuk.
"Mulai tadi pagi, terlihat di kawasan tengah hutan ada warga yang ngojek (ojek dadakan) membawa penumpang. Penumpangnya, terutama yang naik bus dan travel," ungkapnya.
Baca juga: Edarkan Puluhan Ribu Pil Koplo di Kuta Selatan, Tiga Buruh Bangunan Ini Divonis Berbeda
Dia melanjutkan, mereka yang berprofesi sebagai ojek dadakan adalah aktivitas musiman.
Mereka memanfaatkan momen ketika hari raya lebaran dan ada antrean yang lumayan panjang.
Tentunya ini menjadi berkah bagi masyarakat.
"Ini musiman. Terutama pas mudik lebaran. Mereka ngojek jika ada antrean kendaraan dan penumpang hingga melewati tugu cekik," tandasnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.