Berita Bali
Malam Takbiran Kampung Islam Kepaon Denpasar Diiringi Baleganjur Bali
Baleganjur sendiri, merupakan tradisi warga Hindu yang ditarik untuk sama-sama gembira di malam takbir hari ini.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Toleransi di Bali memang patut diacungi jempol.
Di sini umat beragama hidup dengan damai dan tentram.
Terbukti pada kolaborasi baleganjur khas Bali, yang mengiringi umat Islam melakukan malam Takbiran.
Ketika ditemui, Muhamad Asmara selaku Kepala Dusun Kampung Islam Kepaon, mengatakan takbir keliling ini dimotori oleh anak-anak muda Kampung Islam Kepaon, yang mana pada mengambil tema tentang kerukunan dan mempererat harmonisasi antar umat beragama.
Baca juga: Ribuan Peziarah Padati Pemakaman Islam Maruti Denpasar Bali Saat Idul Fitri 2023
Baca juga: Cara Membuat Opor Ayam Lezat Sambut Lebaran 2023!
“Tentang Kampung Islam Kepaon, maka kita akan melihat tentang masa lalu, dulu kita erat dengan warga yang berada di sekitar non Muslim yang telah terbina dengan kerukunan agama, dan harmonisasi antar kita dengan warga non Muslim,” jelasnya pada, Jumat 21 April 2023.
Baleganjur sendiri, merupakan tradisi warga Hindu yang ditarik untuk sama-sama gembira di malam takbir hari ini.
Begitu pula di hari besar Hindu, biasanya umat Muslim Kepaon ikut. Ia juga menjelaskan Kampung Islam Kepaon sudah berdiri sejak 200 tahun lalu oleh tokoh-tokoh lama.
“Bahkan keluarga kita antara Islam dan Hindu ada keterkaitan keturunan jadi kakek-kakek kita, ada di seputaran Hindu dan begitu juga sebaliknya jadi ini keutuhan yang tidak bisa dipisahkan antara kami. Kami satu keturunan namun berbeda agama kita tidak pernah mempermasalahkan kita tetap satu,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/vfc-nvgh-ngvh-mgvh-mg.jpg)