Berita Tabanan

Tabanan Setop Kirim Babi ke Jakarta, Pembeli Sepihak Turunkan Harga Rp 4.000 Per Kilogram

Sebagai alternatif, pihaknya menjajaki perdagangan babi dengan tujuan perusahaan daerah di Malang. Untuk pengiriman ke Malang.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Tabanan bekerjasama dengan PD Dharma Jaya DKI Jakarta untuk pengiriman 1.920 ekor babi tahun ini. Pengiriman pertama sebanyak 80 ekor sudah dilakukan pada Februari akhir lalu. Namun kini pengiriman antar pulau ini untuk sementara waktu ini dihentikan. Pengiriman disetop sementara karena persoalan harga beli. PD Dharma Jaya DKI Jakarta menurunkan harga beli yang membuat PDDS Tabanan menahan pengiriman. Direktur Utama PDDS, Kompiang Gede Pasek Wedha mengatakan, dari kesepakatan awal harga jual babi sebesar Rp 50 ribu per kilogram dari Bali sampai di Jakarta. Kini harga malah turun menjadi Rp 46 ribu per kilogram. 

Berdasarkan data tahun 2022, populasi babi di Bangli tercatat sebanyak 74.710 ekor. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan data populasi 2021, yakni 49.452 ekor. Hanya saja jika dikaitkan dengan kasus meningitis, Sarma mengaku belum ada temuan, ataupun laporan terkait penularan di Bangli.

Ia membuat berbagai langkah antisipasi. Terlebih wilayah Bangli berdekatan dengan Gianyar yang diketahui ditemukan kasus meningitis. Salah satu upaya antisipasi yakni dengan memberikan edukasi ke masyarakat yang melibatkan petugas dan petugas teknis kesehatan hewan. Edukasi tersebut berkaitan dengan pentingnya menjaga biosekuriti di lingkungan peternakan. (ang/ful/mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved