KKB Papua
5 FAKTA Kasus Penyanderaan 4 Pekerja IBS: Pelaku Bukan KKB hingga Disandera Soal Hutang Piutang
Berikut ini adalah fakta-fakta soal penyanderaan empat pekerja PT Inti Bangun Sejahtera (IBS).
Dengan penjelasan Panglima TNI ini maka sekaligus membantah soal tebusan senilai setengah miliar tersebut.
3. Pekerja Tidak Disandera
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyebut empat pekerja PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, tidak disandera.
Mereka hanya ditahan sementara oleh warga setempat lantaran masih ada masalah yang belum diselesaikan terkait pembangunan proyek tower BTS.
"Bukan penyanderaan, bukan penyanderaan itu. Kemarin itu, mungkin dulu yang utang belum bayar saat pemasangan (tower) BTS," kata Yudo Margono saat ditemui usai acara penanaman mangrove di Taman Wisata Alam, Angke Kapuk, Jakarta Utara, Senin 15 Mei 2023.
Penjelasan Yudo ini sekaligus menepis kabar sebelumnya yang menyebut bahwa 4 pekerja tersebut disandera oleh KKB.
4. Proses Hukum Kasus Penganiayaan
Terkait kasus penganiayaan terhadap para pekerja PT IBS, Yudo mengatakan pihaknya akan melakukan proses hukum.
"Ya tentunya karena kemarin ada yang dilukai, ya nanti dari Polri yang akan menangkap yang melukai tadi. Karena ada yang kemarin ditusuk sebelah kanannya," kata Yudo.
5. Libatkan Tokoh Masyarakat
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengungkapkan detik-detik 2 pekerja PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan dibebaskan.
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan pembebasan sandera itu dilakukan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
KKB membebaskan dua sandera terakhir setelah Kapolres dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat untuk melakukan pendekatan terhadap para pelaku.
"Dua korban yang ditahan, atas pendekatan tokoh masyarakat dan agama, akhirnya diserahkan dan dibawa ke Puskesmas untuk mendapat pengobatan, itu yang disampaikan oleh masyarakat kepada Kapolres dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang di Oksibil," kata Irjen Mathius Fakhiri.
Fakhiri menyebut, ada empat orang yang disandera. Terdiri dari tiga pendatang dan satu orang Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Panglima-TNI-Laksamana-Penyanderaan231.jpg)