Bursa Capres

PAN Dikabarkan Arahkan Dukungan Pilpres 2024 ke Ganjar Pranowo, PDIP: Biasanya di Momen Terakhir

PAN Dikabarkan Arahkan Dukungan Pilpres 2024 ke Ganjar Pranowo, PDIP: Biasanya di Momen Terakhir

Dok ist/via Tribun Jateng
Erick Thohir (kiri), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (tengah) dan Ganjar Pranowo (kanan) tengah berbincang dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemenangan Pemilu Partai Amanat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Perpolitikan jelang Pilpres 2024 kian sarat manuver partai politik (parpol), teranyar Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan akan mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres).

Kabar akan bergabungnya PAN ke kubu Ganjar Pranowo pun mendapat tanggapan dari kubu PDIP.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Utut Adianto memberikan tanggapan.

Baca juga: Hanura Sebut Prabowo Subianto Layak Jadi Cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Menurut Utut, dirinya masih belum mengetahui kabar PAN bakal bergabung mendukung Ganjar Pranowo menjadi capres.

Namun proses komunikasi dengan berbagai parpol masih berjalan.

"Kalau mendengar saya belum baru dari masnya. Kalau dinamikanya masih berproses semuanya. Kalau prosesnya panjang pasti kan itu bagian dari perjalanan," ujar Utut saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (16/5/2023).

Lebih lanjut, Utut menambahkan PAN biasanya memberikan dukungan di akhir pendaftaran capres dan cawapres.

Baca juga: Cita-cita ART di Solo Terwujud, Punya Ijazah SMA Berkat Sekolah Virtual yang Digagas Ganjar Pranowo

Khususnya ketika koalisi-koalisi partai politik pendukung capres sudah matang.

"Kalau PAN kan biasanya nanti momen-momen terakhir setelah semuanya matang," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkap partainya bakal segera menentukan arah koalisi dari PAN.

Adapun keputusan bakal ditentukan dalam waktu dua pekan lagi.

Sebagaimana diketahui, PAN kini tergabung ke dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PPP dan Partai Golkar.

Namun koalisi itu terancam bubar karena PPP telah mendeklarasikan untuk mendukung Ganjar Pranowo.

Sementara itu, partai Golkar memberikan sinyal bakal bergabung koalisi besar dan mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden (capres).

"Mudah-mudahan, 2 minggu ini saya kira sudah akan ada titik terang (arah koalisi PAN)," ujar Zulhas saat ditemui di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat pada Jumat (12/5/2023).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved