Pemilu 2024
JK Sebut Anies Baswedan Punya 'Utang' ke PKS: Jika Menang Pilpres 2024, Harus Selesaikan Masalah Ini
Jusuf Kalla menyinggung soal Anies Baswedan yang memiliki hutang ke PKS.
JK Sebut Anies Baswedan Punya 'Utang' ke PKS: Jika Menang Pilpres 2024, Harus Selesaikan Masalah Ini
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Jusuf Kalla, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia ke-10 dan 12 mengungkapkan jika bakal calon presiden (Bacapres) yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan memiliki utang dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hal tersebut disampaikan JK saat menghadiri acara Puncak Milad ke-21 PKS di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu 20 Mei 2023.
Dilansir dari Tribunnes.com, mantan Wapres dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) itu pun menyebut jika Anies Baswedan sebelumnya telah dipilih PSK agar diusung sebagai calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta.
Dan hal tersebut pun telah terealisasi.
Lebih lanjut, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan berhasil memimpin ibu kota bersama wakilnya saat itu, Sandiaga Uno.
"Anies, anda berhutang sama PKS, anda dipilih pertama jadi Gubernur (DKI Jakarta) oleh PKS dan Gerindra," jelas JK, dalam acara yang juga disiarkan live melalui kanal YouTube PKS TV.
Saat ini, PKS kembali menjagokan Anies untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sebelumnya Anies telah didukung terlebih dahulu oleh Partai NasDem yang dipimpin Surya Paloh.

"Dan sekarang diusung jadi Presiden oleh PKS," jelas JK.
Baca juga: Video Hoaks Panglima TNI Yudo Margono Dukung Anies Baswedan Viral, Mabes TNI Buru Pelaku Utama
Terkait utang yang harus dibayar Anies kepada PKS, kata JK, adalah terkait upaya dalam mensejahterakan rakyat yang belum sempat dituntaskan.
"Utang itu bukan dibayar dengan uang, tetapi kalau anda berhasil (menang Pilpres), anda harus selesaikan masalah ini. Itulah utang yang harus dibayar (yakni) sejahterakan seluruh rakyat," tegas JK.
Anies Baswedan Tak Gentar Soal Manuver Capres yang Kian Masif
Masih dilansir dari Tribunnews.com, Anies mengaku tidak khawatir dengan manuver politik capres lainnya yang kian masif dengan melakukan berbagai kegiatan.
Dia pun menyinggung gagasan pembangunan hingga subsidi yang merata di seluruh lapisan masyarakat.
"Kami lebih sibuk menawarkan gagasan, dari mulai bicara tentang pembangunan yang berkelanjutan, bagaimana subsidi kita kelak diatur secara berkeadilan," kata Anies saat ditemui seusai acara milad ke-21 PKS di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu 20 Mei 2023.
Di sisi lain, Anies juga mengaku sibuk membahas ekonomi yang lebih inklusif.
Dia bilang, ekonomi inklusif harus mampu memberikan kesetaraan kesempatan bagi seluruh masyarakat, bukan kepada investor besar.
"Bukan hanya kepada investor raksasa mendapatkan peluang usaha lewat pembangunan jalan tol tapi justru menyiapkan infrastruktur micro untuk keluarga, infrastruktur jalan tak berbayar, untuk pelaku usaha tengah ke bawah, ekonomi yang inklusif," jelasnya.
Baca juga: Johnny Plate Resmi Ditetapkan Menjadi Tersangka Korupsi BTS, Pengaruhi Elektabilitas Anies?
Lebih lanjut, ia menyatakan pembangunan negara dibutuhkan gagasan yang mesti ditawarkan kepada masyarakat. Koalisi perubahan juga nantinya akan menyampaikan berbagai gagasan untuk membangun Indonesia ke depan.
"Kami menawarkan gagasan dan itu yang kita tawarkan kepada rakyat. InsyaAllah dengan perjalanan waktu, makin banyak lagi gagasan yang disampaikan dari pihak kami kepada masyarakat," tandasnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anies Tak Khawatir Manuver Politik Kandidat Capres Lain yang Mulai Masif danĀ Ketika JK Singgung 'Utang' Anies Baswedan kepada PKS: Kalau Menang Pilpres, Selesaikan Masalah Ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.