Potongan Tubuh di Bengawan Solo

FAKTA Pembunuhan dan Mutilasi di Solo-Sukoharjo: Ungkap Penyesalan, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kasus pembunuhan dan mutilasi yang menggegerkan warga Solo dan Sukoharjo selama sepekan ini, akhirnya menemui ujungnya.

Editor: Mei Yuniken
Polres Sukoharjo
Yono, tersangka pembunuhan dan mutilasi jasad R dan membuang potongan tubuh R di sepanjang Sungai Bengawan Solo 

TRIBUN-BALI.COMFAKTA Pembunuhan dan Mutilasi di Solo-Sukoharjo: Ungkap Penyesalan, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kasus pembunuhan dan mutilasi yang menggegerkan warga Solo dan Sukoharjo selama sepekan ini, akhirnya menemui ujungnya.

Setelah satu per satu, potongan tubuh R (51) ditemukan di aliran anak sungai Bengawan Solo, kini pelaku telah berhasil ditangkap.

Suyono alias Yono (50) merupakan warga Laweyan, kota Solo.

Ia berhasil ditangkap oleh tim gabungan di Dukuh Widorejo, Desa Makamhaji, Kertasura Sukoharjo pada Minggu 28 Mei 2023.

Atas kerja sama Polres Sukoharjo bersama Polresta Solo dibackup Ditreskrimum Polda Jateng pelaku pembunuhan dan mutilasi ini berhasil diringkus.

Sebagai informasi, R merupakan korban yang beberapa potongan tubuhnya ditemukan terpisah di beberapa anak sungai Bengawan Solo pada Minggu 21 Mei 2023 hingga Senin 22 Mei 2023.

Baca juga: TERSANGKA Kasus Mutilasi di Solo-Sukoharjo Berhasil Ditangkap, Pelaku Adalah Teman Kerja Korban

Ungkap Penyesalan

Tampang Yono, pelaku pembunuhan dan mutilasi korban R di Solo dan Sukoharjo
Tampang Yono, pelaku pembunuhan dan mutilasi korban R di Solo dan Sukoharjo (Tribunnews/Istimewa)

Yono membunuh R lantaran sakit hati dan ingin menguasai motor milik R.

Ia membunuh R dengan cara memukul kepala R dengan besi hingga meninggal dunia.

Karena tak bisa membawa mayat R, Yono berencana untuk memotong-motong tubuh korban.

Yono memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian menggunakan pisau pemotong daging yang ia pinjam dari tetangganya.

"Sebenarnya saya ingin membunuh Rohmadi saja, tidak motong-motong (mutilasi), karena saya tak bisa membawa mayat itu, saya lalu mencari kantong yang hanya sekitar 1 meter," kata Suyono.

"Saya pinjam pisau penjual sate kambing tetangga saya, lalu tak buat motong-motong agar bisa dimasukkan ke kantong-kantong," kata Yono saat konferensi pers yang dikutip dari YouTube Polda Jaten, Selasa 30 Mei 2023.

Dari pengakuan Yono, plastik-plastik yang berisi potongan tubuh korban itu lalu dibuang di tiga tempat yang berbeda.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved