Berita Karangasem
Pusat Bangun 292 Rumah Tahan Gempa di Karangasem, Untuk Korban Bencana di Desa Ban dan Desa Pempatan
Proyek rumah untuk korban gempa di Karangasem sudah dikerjakan. Ada 292 unit yang dibangun tersebar di dua desa. Rinciannya 268 unit di Desa Ban
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Proyek rumah untuk korban gempa di Karangasem sudah dikerjakan. Ada 292 unit yang dibangun tersebar di dua desa. Rinciannya 268 unit di Desa Ban, Kecamatan Kubu dan sisanya di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, pembangunan rumah tipe 36 tahan gempa sudah dibangun sejak Apri. Persentase realisasi fisik diperkirakan sudah mencapai 31.62 persen lebih.
"Desa Ban persentasenya realisasi 28,28 persen, sedangkan Desa Pempatan 68.96 persen. Untuk realisasi fisik di Ban sedikit karena medan yang terjal. Ini membuat pekerja kesulitan mengangkat material," ungkap Arimbawa, Selasa (30/5).
Atas hal itu, ia berencana akan memperpanjang waktu pengerjaan rumah di Desa Ban. Selain medan yang terjal, cuaca di lokasi juga kerap tak mendukung. Masalah lainnya, pengerjaan terkendala tukang yang sulit didapat.
Ia berupaya proyek ini dipercepat agar tuntas sesuai target. "Kami juga terus melaksanakan evaluasi progres harian serta mingguan, sehingga tahu masalah dan kendalanya," demikian kata Arimbawa.
Baca juga: Ayah Keyla Gebrak Meja Saat Anaknya Tak Divaksin, Kini Setiap Gigitan Anjing Harus Dapat VAR
Baca juga: Kisah Bocah SD Tinggal di Kampung Mati Tengah Hutan, Septi Sering Lihat Badan Tinggi Warna Putih

"Penerima bantuan rumah dari pusat ini adalah warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa 4,8 skala richter (SR) beberapa waktu lalu. Nominal bantuannya Rp 19,2 miliar untuk pembangunan 292 rumah," sambung dia.
Sedangkan untuk warga yang rumahnya mengalami rusak sedang, perbaikan akan diusulkan ke Pemprov Bali. Jumlahnya rumah yang rusak milik 195 kepala keluarga di Desa Ban dan Pempatan. Ia berharap usulan ini direalisasikan oleh Pemprov Bali.
Estimasi kerugian akibat gempa berkekuatan 4,8 SR di Karangasem yang terjadi pada 2021 mencapai Rp 66 miliar. Kerusakan terjadi pada rumah warga, bangunan pemerintah, sekolah, penampungan air, jalan raya, dan tempat ibadah atau pura. Gempa berdampak kepada 3.128 kepala keluarga. (ful)
TEWAS Saat Nunas Tirta Menuju Puncak Gunung Agung, Jro Mangku Jatiasa Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Sempat Lemas, Jro Mangku Jatiasa Meninggal Saat Nunas Tirta Menuju Puncak Gunung Agung Bali |
![]() |
---|
Mutasi di Pemkab Karangasem, Ipar Bupati Tak Masuk Hitungan, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik |
![]() |
---|
AKSI BRUTAL Putu Agus di Antiga Karangasem, Dianiaya Hingga Babak Belur, Korban Terus Ucap Maaf |
![]() |
---|
Mutasi Besar-besaran di Pemkab Karangasem, Adik Ipar Bupati Tak Dilantik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.