KKB Papua

Pemberontakan KKB Karena Isu Sosial, Mayjen Izak: Lupakan Masa Lalu, Ciptakan Damai di Tanah Papua

Bahwa sebenarnya ada masalah sosial yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cara damai tanpa ada pertumpahan darah di tanah Papua.

Editor: Mei Yuniken
instagram @tni_angkatan_darat
Mayjen TNI Izak Pangemanan saat Turun ke Daerah Rawan KKB Papua 

"Jadi saya pikir ini kita selesaikan saja ya, TNI bersikap damai.

Jalan damai itu adalah yang terbaik bagi masyarakat Papua.

Saya mengimbau tidak ada lagi darah yang tertumpah di tanah ini.

Kita harus sama-sama ciptakan damai di Tanah Papua yang kita cintai ini,” tandasnya

Ancaman KKB Tak Ada Gunanya

Kolase foto KKB Papua penyandera pilot susi air (kiri) dan Mayjen TNI Izak Pangemanan (kanan).
Kolase foto KKB Papua penyandera pilot susi air (kiri) dan Mayjen TNI Izak Pangemanan (kanan). (Kolase Faceook dan Dispenad)

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua telah melakukan ancaman terhadap bangsa Indonesia.

KKB pimpinan Egianus Kogoya mengancam akan menembak mati pilot Susi Air yang hingga saat ini masih disanderanya.

Tak berhenti lakukan upaya pembebasan, aparat gabungan TNI dan Polri masih tetap melakukan strategi untuk menyelamatkan Kapten Philip Mark Mehrtens.

Baca juga: KKB Semakin Terpuruk, 5 Terduga Anggota Kelompok Separatis Pimpinan Yotam Bugiangge Ditangkap

Bahkan, mereka rela mengorbankan darah dan keringat untuk pengabdian terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seperti tak meredakan semangat juang para pahlawan di wilayah timur Indonesia, justru ancaman dari Egianus Kogoya CS dinilai tak ada gunanya.

Dilansir dari TribunPapua, Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan bersikap garang pada pimpinan KKB Egianus Kogoya yang menyandera Pilot Susi Air Kapten Philip Merthens.

Mayjen Izak menegaskan, ancaman dari Egianus Kogoya tak ada gunanya.

Mayjen Izak Pangemanan meminta agar Kapten Philip segera dibebaskan.

Ia pun meminta KKB agar tak terus-terusan mengeluarkan ancaman menembak mati Kapten Philip tak ada gunanya.

"Egianus Kogoya dan semua yang ada di sana, segera bebaskan saja pilot itu, karena ancaman itu juga tidak ada gunanya," kata Pangdam, Selasa 30 Mei 2023.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved