Dikritik Denny Indrayana Soal Pemilu 2024, Ini Serangan Balik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Dikritik Denny Indrayana Soal Pemilu 2024, Ini Serangan Balik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengkritisi cawe-cawe Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilu 2024.
Merespon kritikan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjelang pencoblosan hanya terjadi di zaman Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca juga: Cegah Polemik Panjang, Mahfud MD Perintah Kapolri Selesaikan Kasus Isu Pemilu Denny Indrayana
"Untuk Pak Indrayana, Pak Denny, yang merubah sistem Pemilu menjelang pencoblosan itu adalah zaman Pak SBY di bulan Desember 2008," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2023).
Menurut Hasto, saat itu terjadi perubahan sistem Pemilu dari proposional tertutup ke proposional terbuka.
"Itu dari tertutup menjadi terbuka," ujar Dosen Universitas Pertahanan (Unhan) ini.
Sementara PDIP, Hasto menegaskan pihaknya taat terhadap aturan yang sedang berlaku saat ini yakni sistem proporsional terbuka.
Baca juga: Sebut KPK Telah Dikuasai, Ini Sosok Yang Bocorkan Informasi ke Denny Indrayana
"PDIP taat aturan main. Aturan main saat ini bagaimana, Pemilu sistem proporsional terbuka maka kami menetapkan 32.000 bacaleg, plus minus, dari seluruh Indonesia dengan sistem proporsional terbuka," ungkapnya.
PDIP percayakan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memutuskan terkait sistem Pemilu.
"Kita percayakan kepada Mahkamah Konstitusi untuk mengambil suatu keputusan politik yang menyangkut hajat hidup orang banyak," ucap Hasto.
Hasto juga mendorong Denny untuk untuk bertanggungjawab terkait informasi yang diklaimnya A1 bahwa Pemilu 2024 menggunakan sistem proporsional tertutup.
"Kita percayakan, sikap PDIP, terhadap pertimbangan hakim Mahkamah Konstitusi, jangan kita berspekulasi sebelum putusan diambil," tegasnya.
Artikel terkait telah tayang di Tribunnews dengan judul Sekjen PDIP Sebut Era SBY yang Merubah Sistem Pemilu Jelang Pencoblosan
Pulang Kampung, Megawati Kunjungi Buleleng Festival 2025, Minta Resep Makanan Khas Buleleng Bali |
![]() |
---|
Hasto Resmi Dipilih Kembali Jadi Sekjen PDIP, Sejumlah Nama Belum Dilantik saat Kongres di Bali |
![]() |
---|
Pandangan Yuridis-Sosial terhadap Abolisi dan Amnesti dalam Kasus Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto |
![]() |
---|
SETELAH Rangkaian Kongres PDIP, Megawati, Hasto dan Prananda Medelokan ke Walikota Denpasar |
![]() |
---|
Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra Wafat, Ahok dan Sejumlah Elite PDIP Melayat di Bali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.