Palebon Raja Denpasar IX
Puncak Palebon Raja Denpasar IX Hari Ini 21 Juni, Pengalihan Arus Lalulintas di Beberapa Ruas Jalan
Palebon Raja Denpasar, Kepala Dinas Perhubungan Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, rekayasa lalulintas ini bersifat tentatif.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Diawali dengan nunas tirta penembak, atetangi, ngardi tirta pengentas, ngutang pering, mebumi sudha, melaspas pamereman dan lembu.
Nunas tirta penembak digelar di campuhan Tukad Badung, kemudian dilanjutkan upacara matetangi, pukul 04.00 yang dipuput Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa, di pamerajan.
Dilanjutkan ngardi tirta pangentas, pukul 05.00 di pamerajan.
Dilanjutkan dengan ngutang pering yang diikuti semeton puri di Tunon.
Pukul 06.00 dilanjutkan dengan upacara mabumi sudha yang dipuput Ida Pedanda Gede Oka Karang.
Selanjutnya dilakukan pamelaspas pamereman dan lembu di Catur Muka dan di Jaba Puri yang dipuput Ida Pedande Gede Putra Keniten.
Mendekati puncak, pukul 11.00 direncanakan layon sudah tedun dan pukul 12.30 memargi ke tunon dan terakhir sekitar pukul 18.00 dilakukan upacara nganyud di segara Padanggalak.
Pada puncak palebon, iringan akan berangkat ke Setra Badung dalam 5 kloter yang dimulai dengan pengiring, selanjutnya tambur, atribut keraton, peed, bade, dan diakhiri dengan gong.
Pelaksanaan palebon Raja Denpasar IX ini mengambil tingkatan utama dengan nama upacara Sawa Ngasti Wedana.
Putra pertama Raja Denpasar IX Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama mengatakan, untuk pamereman (bade) menggunakan tumpang 11 dengan dasar putih dan ornamen kuning. Bade yang digunakan memiliki tumpang sebelas dengan tinggi 20 meter.
Sementara untuk tempat jenazah pada bade berada pada ketinggian 10,4 meter.
Diberitakan sebelumnya, Raja Denpasar IX, Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan berpulang, Sabtu 18 Februari 2023, pukul 00.00 Wita.
Beliau berpulang saat menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah (Sanglah).
Diketahui, Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan lahir pada 15 Juni 1943 di Puri Agung Denpasar.
Ayah beliau bernama Ida Cokorda Ngurah Agung dan ibu Ida Anak Agung Sagung Putri.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.