Berita Klungkung

Dinkes Telusuri Penjual Babi di Denpasar, Total Ada 11 Pasien Bergejala Meningitis di Klungkung

Total pasien yang mengalami gejala meningitis di Klungkung berjumlah 11 orang. Dari total itu, delapan pasien berasal dari Nusa Lembongan.

Tribun Bali/Prima
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klungkung menyatakan sejumlah pasien bergejala meningitis sempat mengonsumsi nasi lawar babi sebelum sakit. Daging babi tersebut itu didatangkan dari wilayah Kota Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klungkung menyatakan sejumlah pasien bergejala meningitis sempat mengonsumsi nasi lawar babi sebelum sakit. Daging babi tersebut itu didatangkan dari wilayah Kota Denpasar.

"Kami belum berani memastikan sumber makanan dari mana, cuma kami memastikan dari sekian pasien riwayatnya mereka membeli nasi lawar di sebuah warung di Nusa Lembongan," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Klungkung, I Ketut Ardana, Kamis (22/6).

Setelah ditelusuri, ia mengatakan, daging yang diolah oleh warung itu didatangkan dari Denpasar. "Sementara info yang kami dapat, sumber dagingnya dari Denpasar. Tidak ada ternak babi dari Nusa Lembongan. Pengepul daging babi dari Jungutbatu, ambil daging di Denpasar," jelas Ardana.

Beberapa pasien juga diketahui mengonsumsi lawar ayam di warung yang sama. Diduga lawar ayam itu terkontaminasi bakteri Streptococcus sp dari daging babi. Streptococcus sp diketahui tidak menginfeksi ayam.

Baca juga: Kejari Sita Uang Rp1,9 M dan Beberapa Aset, Kasus Dugaan Korupsi Dana PNPM Swadana Harta Lestari

Baca juga: Tabrak Lari Jalur Singaraja-Lovina, 3 Korban Adalah Pemuda yang Berboncengan Empat Dalam Satu Motor!

Suasana di depan ruangan ICU RSUD Klungkung, Rabu (21/6/2023). Ada 8 pasien meningitis dirawat di RSUD Klungkung, dua pasien dirawat intensif di ICU.
Suasana di depan ruangan ICU RSUD Klungkung, Rabu (21/6/2023). Ada 8 pasien meningitis dirawat di RSUD Klungkung, dua pasien dirawat intensif di ICU. (Tribun Bali/Eka Mita Suputra)

Ia meminta Dinas Pertanian Provinsi Bali untuk mengecek ke penjual daging di Denpasar yang dimaksud pedagang tersebut. "Sementara kami mengedukasi kepada warung penjual makanan olahan babi, untuk hati-hati memilih daging yang dipakai," ungkap Ardana.

Total pasien yang mengalami gejala meningitis di Klungkung berjumlah 11 orang. Dari total itu, delapan pasien berasal dari Nusa Lembongan. Sementara tiga orang berasal dari Desa Nyanglan dan Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, serta Desa Kusamba di Kecamatan Dawan.

Total pasien yang masih dirawat di RSUD Klungkung, per Kamis kemarin berjumlah sembilan orang. seorang dirawat di RSUP Prof Ngoerah. "Ada juga pasien yang sempat dirawat di RS Bros Denpasar, dan sudah sembuh hingga diperbolehkan pulang," ujarnya. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved