Berita Viral

Mahasiswa KKN UNP Diusir Warga Usai Kritik Fasilitas Desa, Pihak Kampus: Kebablasan Bermedia Sosial

Mereka menilai daerah tempat mereka melaksanakan KKN jauh lebih buruk ketimbang daerah-daerah lain.

Editor: Mei Yuniken
Kolase TribunTrends
Mahasiswa KKN UNP Diusir Warga Usai Kritik Fasilitas Desa, Pihak Kampus: Kebablasan Bermedia Sosial 

Selain DPL, kata dia, UNP juga punya wadah lain untuk komunikasi mahasiswa yaitu Unit Pelaksana pusat KKN.

"Ini memang keliru. Mahasiswa kita harus diberi pembelajaran, tidak semua harus semuanya lewat media sosial, kan ada wadah komunikasinya, DPL dan unit pelaksana pusat KKN," kata Erianjoni.

"Sederhana saja, mereka kebablasan juga bermedia sosial, tentu masyarakat tidak terima.

Menyangkut nama daerah tentu sensitif," ujar dia.

Selain itu, Erianjoni menilai sejumlah mahasiswi itu juga belum siap untuk bisa memahami masyarakat dan daerah setempat.

"Jadi, ya mereka (warga) tak terima, mereka (mahasiswa KKN) posting di media sosial kekecewaannya karena harapan yang diharapkan tak terjadi.

Baca juga: Viral Kasus Penipuan Bermodus Like dan Subscribe YouTube, Rugi Rp48 Juta, Gunakan Skema Ponzi

Fasilitas yang mereka harapkan tidak dapat, sementara mereka harus bayar.

Barangkali anak KKN ini juga cemburu di daerah lain ada yang tidak bayar," tutur dia.

Lanjutnya, pasca video itu viral, dan diduga warga tak terima, mahasiswa KKN itu sudah kembali ke kos-kosan dan rumah masing-masing.

mahasiswa KKN UNP
Mahasiswa KKN diusir warga

Sebelumnya, viral di media sosial video sejumlah mahasiswi yang mengekspresikan diri tentang kesannya saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Kalian libur semester? Mana maen. KKN-lah. KKN kalian di mana?

Tanah Datar, Lima Puluh Kota? Bungus lah, air gak ada, mandi di Musala.

Diusir? Ngontrak bayar pula,” ucap sejumlah mahasiswi dalam video tersebut.

Adapun video lainnya juga tersebar di lini masa medsos menunjukkan seorang pria tengah berbicara kepada mahasiswa dan mahasiswi KKN itu.

"Adik-adik dianggap tidak ada membawa perubahan, sampai nanti ada penyelesaiannya oleh dosen pembimbingnya kepada kami, kepada Bapak Camat dan Lurah."

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved