Berita Klungkung

Ada Pura Serupa Candi Jawa di Nusa Penida, Dibangun 1882, Kini Rapuh dan Butuh Restorasi

Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 15 yang mencakup Provinsi Bali dan NTB datang ke Nusa Penida untuk melihat Pura Prajapati.

Ist
Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 15 yang mencakup Provinsi Bali dan NTB, melakukan survei studi restorasi di Pura Prajapati di Desa Adat Dalem Setra Batununggul, Minggu 25 Juni 2023. 

TRIBUN-BALI.COM - Balai Pelestarian Kebudayaan meneliti Pura Prajapati, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida. Berbeda dengan pura lainnya di Bali, pura ini justru sangat unik karena menyerupai candi Jawa.

Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 15 yang mencakup Provinsi Bali dan NTB datang ke Nusa Penida untuk melihat Pura Prajapati. Kedatangan mereka untuk survei sebagai langkah awal dari persiapan studi restorasi objek tersebut.

"Pura ini bangunannya sangat unik. Bahkan satu-satunya di Bali. Biasanya kalau di Bali bangunan pura berupa padma, tapi ini seperti candi di Jawa," ujar Kepala Bidang Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Klungkung, I Wayan Sudharma, Selasa (27/6).

Pura ini sekilas tampak seperti Candi Prambanan, namun masih ditemukan ornamen khas Bali dalam beberapa bagian. Pada bangunan pelinggih itu, juga ada relief bertuliskan kawi kuno yang menunjukan tahun pembuatan dari objek tersebut.

"Kebetulan dari tim ada yang paham tulisan itu. Itu menunjukkan tahun pembuatan dari bangunan itu yang berangka tahun 1882 masehi," demikian ungkap Sudharma.

Namun kondisi bangunan kuno itu sudah mengalami kerusakan. Beberapa ornamen rapuh, dan harus segera mendapatkan restorasi untuk mencegah kerusakan semakin parah. Terlebih letaknya yang dekat dengan pantai.

"Dari kasat mata, beberapa ornamen sudah rapuh. Bangunan itu dekat pantai sehingga rentan. Beberapa bagian pada batu padas sudah rapuh. Kalau dari pengamatan langsung, bangunan pura ini harus dapat penanganan restorasi," jelas Sudharma.

Setelah survei, akan ada focus group discussion (FGD) yang menghadirkan pihak-pihak terkait. Apakah nantinya objek ini harus direstorasi serta bagaimana nanti studi teknis dan studi kelayakannya.

"Kemarin masyarakat menyampaikan, akan ada karya pada tahun 2024 mendatang. Kalau nanti misal diputuskan untuk restorasi, agar bisa dilakukan sebelum karya tersebut," demikian jelas Sudharma. 

Baca juga: Ketut Ismaya Rencana Beri Dukungan ke Bacalon DPD RI Lain, Klaim Miliki Puluhan Ribu Massa Militan

Baca juga: 15 Arti Mimpi Musang, Pertanda Mendapatkan Rezeki yang Tak Pernah Diduga-duga, Bersyukurlah!

Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 15 yang mencakup Provinsi Bali dan NTB, melakuka survei studi restorasi di Pura Prajapati di Desa Adat Dalem Setra Batununggul, Minggu (25/6/2023).
Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 15 yang mencakup Provinsi Bali dan NTB, melakuka survei studi restorasi di Pura Prajapati di Desa Adat Dalem Setra Batununggul, Minggu (25/6/2023). (Istimewa)

Acung Jempol untuk Masyarakat

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 15, Abi Kusno mengatakan secara gaya dan arsitektur objek bangunan, Pura Prajapati Desa Batununggul hampir mirip dengan candi-candi di Jawa Timur. Nilai histori, arsitektur, sisi tahun pembuatan dan lainya menurutnya adalah hal yang penting untuk diteliti lebih jauh.

Ia mengacungi jempol karena masyarakat Desa Batununggul mampu mempertahankan objek tersebut. Kata dia, masyarakat punya suatu pemahaman yang sama dalam mempertahankan bangunan pura tersebut. "Secara umum kami akan membanding Pura Prajapati ini dengan desa adat yang lain," demikian jelas Abi Kusno. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved