Berita Bali
Bali Masuk 13 Provinsi Di Indonesia Yang Harus Waspada Akan Kasus Rabies
Pulau Bali kini masuk 13 provinsi di Indonesia yang terdapat kasus rabies, pemerintah diharapkan harus waspada.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pulau Bali kini masuk 13 provinsi di Indonesia yang terdapat kasus rabies.
Bahkan pemerintah diharapkan harus waspada dan bekerja sama untuk penanganan kasus rabies tersebut.
Hal itu pun dikatakan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc., IPU saat menghadiri vaksin massal rabies di wantilan Desa Adat Kuwanji, Desa Sempidi Badung pada Rabu 28 Juni 2023.
"Kita harus bekerja sama untuk menangani rabies ini. Mengingat anjing-anjing ini bukan milik kita pemerintah, namun milik masyarakat, sehingga perlu adanya kerja sama dengan masyarakat," katanya.
Diakui permsalahan saat ini di Bali banyak terdapat anjing liar, sehingga menyulitkan untuk melakukan tindakan dengan cepat.
Kendati sulit pihaknya meyakini dengan kerjasama akan bisa menyelesaikan masalah rabies tersebut.
"Saya yakin, bali yang masyarakatnya taat kepada Agama, Budaya dan Adat akan bisa bersama-sama kompak dalam penanganan rabies. Kita juga lihat pada pelaksanaan vaksin ini masyarakat dengan sukarela membawa anjingnya ke wantilan desa adat untuk di vaksin," jelasnya.
Pihaknya mengaku perlu juga dilakukan edukasi dan sosialisasi terkait vaksin.
Baca juga: Sulit Edukasi Masyarakat Jangan Liarkan Anjing Peliharaan, Jadi Kendala Tangani Rabies di Bali
Sehingga semua masyarakat mau melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya.
"Waktu ini di NTT sama sekali tidak ada kasus. Namun saat ini muncul kasus gigitan positif," ucapnya.
Terkait permasalahan vaksin, pihaknya mengaku saat ini tidak ada masalah.
Bahkan ketersediaan vaksin di Bali sangat mempuni.
Hanya saja pelaksanaan vaksin rabies berbeda dengan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Kalau PMK, kita vaksin hewan yang pasti ada pemiliknya. Nah kalau ini anjing atau kucing banyak yang liar. Namun kami minta pemerintah daerah lebih aktif, mulai dari penyediaan vaksin maupun vaksinasi," ucapnya.
Disinggung kembali terkait Bali masuk 13 provinsi di Indonesia yang terdapat kasus, pihaknya mengaku tidak mengetahui pasti Bali nomor urut berapa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelaksanaan-vaksinasi-rabies-di-wantilan-desa-adat-kuwanji.jpg)