Berita Buleleng

Buleleng Usulkan 1.281 Formasi PPPK ke Pusat, Khusus Penuhi Kebutuhan Tenaga Pendidik dan Nakes

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika mengatakan, sejatinya usulan formasi PPPK untuk tenaga guru idealnya

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Ganendra
Ilustrasi guru - Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng tahun ini mengusulkan pengadaan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Pemkab Buleleng ingin memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan. 

TRIBUN-BALI.COM - Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng tahun ini mengusulkan pengadaan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Pemkab Buleleng ingin memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan kesehatan.

Kepala BKPSDM Buleleng, I Gede Wisnawa merinci, usulan mencakup tenaga guru sebanyak 901 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 380 orang. Tenaga guru dan kesehatan menjadi prioritas dalam pengusulan ini.

Ia mengatakan, saat ini Buleleng mengalami krisis guru dan tenaga kesehatan dengan status Aparatur Sipil Negara (ASN). Ini terjadi karena setiap tahun ada ratusan orang yang memasuki masa pensiun.

Wisnawa mengatakan, usulan PPPK tenaga guru untuk memenuhi kebutuhan di jenjang SD dan SMP. Sementara tenaga kesehatan untuk memenuhi kebutuhan di belasan puskesmas, serta tiga rumah sakit pemerintah seperti RSUD Buleleng, RSUD Giri Emas dan RSUD Tangguwisia.

Baca juga: Mapepada Wewalungan Jelang Puncak Karya Pujawali Pura Mandara Giri Semeru Agung,Wagub Cok Ace Hadir

Baca juga: Wakili Badung di PKBXLV Pada Gong Kebyar Anak, Sanggar Seni Guntur Madu Bawakan Hasil Seniman Badung

Baca juga: Tangkap Buronan Interpol! 16 Petugas Ini Dapat Penghargaan Dari Dirjen Imigrasi

Sejumlah pelamar PPPK Tenaga Teknis di lingkup Pemkab Buleleng, Bali, saat mengikuti CAT di  Kantor Regional X BKN Denpasar beberapa waktu lalu
Sejumlah pelamar PPPK Tenaga Teknis di lingkup Pemkab Buleleng, Bali, saat mengikuti CAT di Kantor Regional X BKN Denpasar beberapa waktu lalu (Ist)

"Kami mengusulkan sebanyak-banyaknya. Semoga semua usulan bisa disetujui oleh pusat, sehingga masalah krisis tenaga guru maupun tenaga kesehatan yang berstatus ASN di Buleleng bisa diatasi," katanya, Minggu (2/7).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika mengatakan, sejatinya usulan formasi PPPK untuk tenaga guru idealnya sebanyak 1.500 orang. Buleleng masih kekurangan guru, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Bali dan Guru Kelas.

Namun dengan usulan 901 formasi ini, Astika menyebut setidaknya bisa sedikit menjawab kebutuhan guru SD maupun SMP di Buleleng. "Selama ini banyak guru di Buleleng yang berstatus honorer dan kontrak daerah. Jadi idealnya sebenarnya 1.500 formasi yang diusulkan untuk menjawab tenaga guru di Buleleng," tandasnya. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved