Berita Bangli
Jaringan PDAM Rusak Akibat Bencana, Masyarakat Serbu Fasilitas Umum Yang Sediakan Air Bersih
Dampak Rusaknya Jaringan PDAM Akibat Bencana >>> Masyarakat Serbu Fasilitas Umum Yang Sediakan Air Bersih
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Puluhan masyarakat menyerbu sejumlah fasilitas umum yang menyediakan air bersih, Senin (10/7/2023).
Hal ini dikarenakan dampak longsor beberapa hari terakhir akibat hujan deras, yang berimbas pada rusaknya jaringan pipa air bersih milik PDAM Bangli.
Salah satunya di tempat wisata air Waterboom Sidembunut, Bangli.
Nampak puluhan warga silih berganti membawa jeriken dan galon, untuk diisi air bersih yang disediakan oleh pemilik tempat.
Beberapa juga ada yang masuk untuk sekalian mandi di kolam renang, sembari mengisi air.
Pemilik Waterboom Sidembunut, Ida Bagus Made Mudarma saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya memberikan bantuan fasilitas air bersih bagi masyarakat sejak tiga hari lalu.
Hal ini sebagai upaya membantu pemerintah Kabupaten Bangli, berkenaan dengan musibah kerusakan jaringan PDAM Bangli.
Pun demikian, pihaknya menegaskan masyarakat yang mengambil air tidak dipungut biaya apapun.
"Perinsip saya, air itu berkah Tuhan dan dimiliki oleh siapa saja. Terlebih dalam kondisi bencana saat ini, jadi tidak dipungut biaya. Bahkan ada yang sekalian mandi juga kami tidak pungut tiket," sebutnya.
Baca juga: Sertijab Kapolda Bali Direncanakan Berlangsung 14 Juli 2023 di Mabes Polri
Mantan anggota DPRD Bangli ini menambahkan, awalnya fasilitas air bersih diperuntukkan bagi masyarakat Sidembunut dan sekitarnya.
Namun karena kondisi kebencanaan, diakui warga dari wilayah Kota Bangli akhirnya juga ikut mengantre mengambil air bersih.
"Dalam sehari orang yang mengambil air bisa mencapai ratusan," sebutnya.
Sementara salah satu warga bernama Ni Nyoman Antari mengatakan sejak dua hari lalu distribusi air bersih di rumahnya mengalami gangguan.
Air yang dia ambil dari Waterboom Sidembunut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak.
"Sedangkan untuk mencuci pakaian saya terpaksa ke sungai," ucapnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.