Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Tiga Ekor Anak Babi Milik Sukawati Digondol Maling

Kasus pencurian ternak kembali terjadi di Kecamatan Kubu, Karangasem, Kamis (20/7) siang hari.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Ilustrasi babi - Tiga Ekor Anak Babi Milik Sukawati Digondol Maling 

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Kasus pencurian ternak kembali terjadi di Kecamatan Kubu, Karangasem, Kamis (20/7) siang hari.

Tiga ekor anak babi milik Ni Nyoman Sukawati dicuri saat ada di kandangnya di Banjar Dinas Karangsari, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Info di lapangan, pencurian diketahui anaknya Ni Ketut Wanasari saat hendak akan memberi pakan. Sampai di kandang, bersangkutan sudah melihat 3 ekor anak babi sudah tidak ditempat.

Lalu bersangkutan  berteriak memberi tahu orang tua jika tiga anak babi sudah hilang. Kemudian mengecek.

Kapolsek Kubu AKP Ida Bagus Astawa, seizin Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna, mengatakan, pemilik baru mengetahui setelah dengan suara teriak dari Ketut Wanasari yang memberitahu jika babinya hilang.

Setelah dicek, ternyata benar.

Tiga ekor babi hilang. Hanya tersisa 1 dikandangnya.

"Ternyata didalam kandangnya korban hanya menemukan  1 ekor  anak babi, yang  awalnya berisi 4 ekor babi. Pemilik sempat mencari seputaran kandang, tapi tak ditemukan. Dan dinyatakan hilang. Kerugian sekitar 4.5 juta,"kata Ida Bagus Astawa, Jumat (21/7/2023) siang.

Kasus pencurian ternak sering terjadi di Kecamatan Kubu. Sebelumnya, ternak babi & ayam warga di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu hilang di gondol maling.

Kasus serupa sering terjadi di daerah pelosok, di dekat datarn tinggi (pegunungan). Biasanya pelaku  beraksi malam.  Sasarannya ternak.

Baca juga: Kantong Baris Ikutsertakan Wisatawan di Festival Jatiluwih IV

Kepolisian juga berpesan melalui Bhabinkamtibmas pada warga agar waspada terhadap barang berharganya, dan tetap menjaga sebaik mungkin.

Pencegahan kriminalitas  dapat dilakukan dari lingkungan terkecil di keluarga.

Kegiatan siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) harus di galakan di setiap Banjar.

"Kita juga terus komunikasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta tokoh agar menghimbau warga tetap waspada. Mengalakan patroli atau ronda ke daerah yang rawan pencurian ternak,"imbuhnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved