LPG Langka di Denpasar
Warga Denpasar Keluhkan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Ini Dugaan Penyebab dari Agen dan Pangkalan
Beberapa warga di Denpasar kembali mengeluhkan kelangkaan terhadap Gas LPG 3 kg.
Penulis: Putu Supartika | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Warga Denpasar Keluhkan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Ini Dugaan Penyebab dari Agen dan Pangkalan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Beberapa warga di Denpasar kembali mengeluhkan kelangkaan Gas LPG 3 kg.
Dimana mereka kesulitan mendapatkan Gas LPG 3 kg di warung-warung.
Terkait hal tersebut, Ni Nyoman Nyeri dari agen Gas LPG 3 kg PT Putra Bisma Jaya di Jalan Waribang, Kesiman Denpasar, Bali mengatakan untuk pasokan di agen tersebut normal.
“Kami dari agen mendapat gas normal. Dari pertengahan bulan sampai akhir bulan ini tetap dapat 5 sampai 6 truk per hari. Hanya saja pengisian lambat. Sementara untuk alokasi sopir juga aman,” katanya saat diwawancarai Selasa, 25 Juli 2023 siang.
Ia menambahkan, untuk satu truk memuat sebanyak 560 tabung.
Baca juga: LPG 3 Kg Kembali Langka, Ini Kata Disperindag Denpasar
Terkait kelangkaan di warung-warung, pihaknya mengaku kurang tahu terkait hal tersebut.
Hal ini dikarenakan, dari agen sudah melakukan pengiriman secara lancar ke pangkalan maupun warung-warung.
“Aman selama ini, artinya kalau kami tetap menerima pasokan pengiriman dari SPBE. Cuma kelangkaan di lapangan kami kurang tahu pasti apa penyebabnya, karena sopir kami sudah mengirim ke pangkalan maupun warung,” imbuhnya.
Akan tetapi, dari prediksinya, kemungkinan adanya libur 3 kali dalam seminggu minggu lalu menjadi penyebab keterlambatan distribusi.
“Ya, mungkin juga karena tanggal merah, tanggal 19 Juli kemarin, kemudian diapit dua hari Minggu, itu bisa jadi penyebabnya, tapi kami tidak tahu pastinya,” katanya.
Pihaknya mengambil Gas LPG 3 kg dari SPBE di Pesanggaran.
Sementara itu, jumlah pangkalan yang dilayani agen ini sebanyak 31 pangkalan.
Selain itu, agen PT Salimko Jaya yang juga berada di kawasan Jalan Waribang, meskipun bukan agen LPG 3 kg, setiap harinya mendapatkan kiriman 100 Gas LPG per harinya.
Akan tetapi, jumlah tersebut selalu habis sehingga saat Tribun Bali ke lokasi tak ada stok yang tersisa.
Baca juga: Gas LPG 3 Kg Langka, Dewan Denpasar Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
“Kalau di sini pangkalan untuk non subsidi baik yang 5 kg maupun 12 kg, tapi kami ngesub ke agen lain dan dapat sehari 100 tabung, tapi itu tidak mencukupi karena cepat habisnya,” kata salah seorang pegawai, Gede Suardika.
Sementara itu, salah satu pangkalan LPG 3 kg di Penatih, yakni Pangkalan Bayu Sedana mengaku terakhir mendapat kiriman dari distributor pada Jumat, 21 Juli 2023 lalu.
Dimana saat itu pihaknya hanya mendapat 40 tabung Gas LPG.
“Jumat terakhir dikirimi, tapi cuma dapat 40 tabung saja, biasanya 60 tabung dapatnya,” kata pemilik pangkalan Bayu Sedana, Agung Putra Negari.
Dan setelah tak ada kiriman sejak Jumat, ia baru mendapat kiriman kembali pada Selasa siang.
Dan itu pun jumlahnya hanya 20 tabung saja sehingga tak bisa memenuhi kebutuhan konsumen.
“Yang hari Jumat 40 tabung saja cepat habisnya, tentu saja yang 20 tabung ini akan cepat habis juga,” katanya.
Pangkalan ini mendapat kiriman Gas LPG 3 kg setiap dua hari hingga tiga hari sekali.
Sementara alasan keterlambatan distributor mengirim gas ke pangkalan miliknya karena hari libur.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.