Berita Gianyar

Taman Nusantara Gianyar, Tanamkan Kerukunan Umat Beragama Sejak Dini

kegiatan Taman Nusantara Gianyar merupakan terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gianyar di bawah kepemimpinan Bupati Gianyar

Istimewa
Pemkab Gianyar kembali menggelar Taman Nusantara Gianyar di SMP Hindu Negeri 2 Sukawati, Selasa 25 Juli 2023 - Taman Nusantara Gianyar, Tanamkan Kerukunan Umat Beragama Sejak Dini 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam rangka memupuk rasa toleransi untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama pada generasi muda, Pemkab Gianyar kembali menggelar Taman Nusantara Gianyar di SMP Hindu Negeri 2 Sukawati, Selasa 25 Juli 2023.

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Made Suradnya.

Sekretaris Kegiatan Taman Nusantara Gianyar, Ngurah Adnyana menjelaskan, kegiatan Taman Nusantara Gianyar merupakan terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gianyar di bawah kepemimpinan Bupati Gianyar, Made Mahayastra.

Esensinya ialah mewujudkan fungsi pendidikan yang terbagi atas tiga komponen utama.

Baca juga: Jejak Ganjar Peduli Pendidikan Berintegritas: Berantas Pungli, Hilangkan Budaya Titip,

Komponen yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya.

Di antaranya, mengembangkan kemampuan, membentuk watak, dan membentuk peradaban bangsa.

“Pembangunan watak dan peradaban bangsa sebagai upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai, mengingat bangsa kita terdiri dari multi etnis, multi agama, adat dan istiadat,” ujarnya.

Adapun kegiatan kali ini, mengambil tema “Melalui Taman Nusantara Kita Bina Kerukunan Umat Beragama Dalam Membangun Sumber Daya Manusia Cerdas, Unggul, Dan Berkarakter Di Kabupaten Gianyar”.

Taman Nusantara Gianyar Tahun 2023 akan berlangsung selama lima hari, sejak 25 Juli hingga 29 Juli 2023.

Pada hari terakhir dilakukan kunjungan lapangan ke tempat ibadah berbagai agama yang ada di Kabupaten Gianyar.

"Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman bahwa keanekaragaman agama yang ada adalah hanya merupakan jalan saja yang berbeda. Namun menuju tujuan yang sama, serta mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas, unggul, dan berkarakter bagi siswa-siswi SMP/MTs dari semua agama yang ada di Kabupaten Gianyar," tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Made Suradnya yang membacakan sambutan Bupati Gianyar mengatakan, keanekaragaman suku, agama, dan ras yang membaur dan membangun budaya bangsa Indonesia memiliki dinamika serta nilai estetika yang tinggi.

Dengan demikian, keberagaman ini menjadi sebuah potensi yang amat sangat besar, apabila dapat diberdayakan dan dimanfaatkan secara maksimal dalam pembangunan ke depan.

“Saya merasa sangat berbangga dengan keanekaragaman di Kabupaten Gianyar, yang harmonis, toleran antar umat beragama, dan suku yang ada” kata Made Suradnya.

Lebih lanjut dikatakan, hal tersebut tidak terlepas dari peran serta para tokoh-tokoh lintas agama, tokoh-tokoh masyarakat, untuk mengkampanyekan bahwa perbedaan itu adalah suatu keindahan yang patut dinikmati sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa, dan bukanlah sesuatu yang perlu dipertentangkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved