Berita Bali
Rumah 12 Kamar di Benoa Bali Terbakar Hangus, Warga Dengar Suara Empat Kali Ledakan!
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi menyebutkan, kebakaran awalnya diketahui oleh Ni Luh Ardiani (31) yang merupakan warga sekitar TKP.
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Sebuah rumah bedeng di Jalan Siligita, Benoa, Kuta Selatan, Bali, mengalami kebakaran pada Sabtu (29/7) malam.
Rumah bedeng tersebut memiliki 12 kamar dimiliki oleh Misyati (60).
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi menyebutkan, kebakaran awalnya diketahui oleh Ni Luh Ardiani (31) yang merupakan warga sekitar TKP.
Saat itu ia dan keluarganya sedang membuat banten di rumahnya yang berada di dekat TKP. Tiba-tiba ia melihat ada api.
Baca juga: Harga Tiket Bali United Turun! Pieter Tanuri Ingat Nasihat Orangtua Sikapi Desakan Teco Out!
Baca juga: Jembrana Mau Serius di Sektor Kakao! Komoditas yang Sudah Tembus ke Pasar Eropa
Baca juga: Kisah Heroik Bondol Si Sopir Truk Selamatkan Korban Kecelakaan di Gianyar Bali
“Saksi awalnya mengira api berasal dari pembakaran sampah, namun tidak lama kemudian saksi mendengar suara ledakan sebanyak empat kali yang diperkirakan berasal dari tabung gas elpiji,” papar AKP Sukadi, Minggu (30/7).
Selanjutnya keluarga Ni Luh Ardiani pun mencoba menghubungi Kaling setempat dan Damkar. Namun api cepat membesar diiringi dengan bunyi ledakan yang diduga berasal dari tabung gas.
Akibat amukan si jago merah dan suara ledakan, beberapa warga tak berani mendekati TKP, memilih menunggu petugas Damkar datang.
“Api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.00 wita dengan bantuan empat unit Damkar. Yakni dua Damkar Badung dan dua Damkar ITDC,” tambahnya.
Rumah bedeng dengan 12 kamar itu hangus terbakar beserta seluruh barang di dalamnya. AKP Sukadi menduga, kebakaran berasal dari korsleting listrik salah satu kamar. (hon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/df-nmfgm.jpg)