Berita Karangasem
Minim Peminat, Proyek Jalan Penginyahan - Celagi Akan Ditender Ulang Tahun Depan
Minim Peminat, Proyek Jalan Penginyahan - Celagi Akan Ditender Ulang Tahun Depan
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
AMLAPURA, TRIBUN-BALI. COM - Proyek rekonstruksi ruas jalan pertanian menghubungkan Penginyahan - Pura Celagi, Kecamatan Kubu, Karangasem gagal dikerjakan tahun 2023.
Mengingat tidak ada rekanan atau kontraktor yang menyampaikan dokumen penawaran sampai penutupan lelang (tender).
Kepala Dinas PUPR, Perumahan dan Permukiman Kab. Karangasem, Wedasmara, mengatakan, PUPR Karangasem melaksanakan lelang pengerjaan proyek tiga kali.
Hanya saja hingga detik ini tak ada rekanan yang ajukan dokumen penawaran.
"Sudah 3 kali di tenderkan. Belum ada tawaran,"ungkap Weda.
Alasan kontraktor tak mengajukan penawaran rekonstruksi jalan ini bervariatif.
Satu diantaranya medan lokasi pengerjaannya dianggap terjal, dan berisiko untuk kendaraan pengangkut barang bakunya. Seperti pasir, serta aspal.
Apalagi kondisi jalan masih bertanah serta medannya agak menanjak.
"Medannya terjal. Truk kesulitan saat membawa material seperti pasir, aspal, serta lainnya. Khawatir terjadi sesuatu. Berdasarkan pertimbangan ini beberapa rekanan tidak mau mengajukan penawaran,"kata Wedasmara, pejabat asal Ababi, Kecamatan Abang.
PUPR Kab. Karangasem sempat mengecek ke lokasi terkait kondisi medan, dan memang seperti itu adanya.
Dan PUPR juga sempat memiliki opsi untuk rubah spek konstruksinya, dari aspal ke beton, sayangnya masyarakat menolak. Alasannya licin serta mudah lumutan.
"Banyak warga tak setuju dibeton,"akuinya.
Pemerintah berencana kembali menawarkan tahun depan.
Dengan harapan para kontraktor antusias mengajukan dokumen penawaran.
Sehingga pengerjaan bisa cepat dilakukan, dan masyarakat segera menikmatinya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.