CPNS 2023

CPNS 2023! Klungkung Buka Lowongan 883 PPPK, Nakes, Pendidik dan Tenaga Teknis Bersiaplah!

Pemkab Klungkung akan membuka rekrutmen 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.

Tribun Medan
Ilustrasi lowongan kerja - Pemkab Klungkung akan membuka rekrutmen 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini. Dari jumlah tersebut, tenaga kesehatan atau nakes adalah profesi yang paling banyak dibutuhkan. 

TRIBUN-BALI.COM - Pemkab Klungkung akan membuka rekrutmen 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini. Dari jumlah tersebut, tenaga kesehatan atau nakes adalah profesi yang paling banyak dibutuhkan.

Dalam surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 546 tahun 2023 tentang penetapan kebutuhan pegawai ASN di Lingkungan pemerintah kabupaten atau kota tahun anggaran 2023, Kabupaten Klungkung mendapat jatah rekrutmen tenaga PPPK sebanyak 883.

Jumlah ini terdiri dari tiga formasi. Di antaranya tenaga pendidik sebanyak 373 orang, tenaga teknis sebanyak 64 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 446 orang. "Jumlah formasi ini merupakan tindak lanjut dari usulan yang disampaikan ke kementerian berdasarkan kebutuhan dan berdasarkan data tenaga kontrak di Klungkung," ungkap Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, Jumat (4/8).

Saat ini, jumlah tenaga kontrak Pemkab Klungkung tahun 2023 mencapai 3.749 orang. Untuk jadwal pasti rekrutmen PPPK, Pemkab juga masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat. Jika jadwal sudah turun, rekrutmen ini akan diumumkan secara terbuka. “Yang jelas tahun ini, jadwal rekrutmen akan diumumkan lebih lanjut secepatnya,” ujar dia.

Baca juga: Air Tanah Digunakan Sebagai Cadangan, Ini yang Diinginkan Pemprov Bali

Baca juga: BREAKING NEWS! Bale Banten di Pura Tegal Penangsaran Desa Adat Panjer Terbakar!

Ilustrasi - Pemkab Klungkung akan membuka rekrutmen 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini. Dari jumlah tersebut, tenaga kesehatan atau nakes adalah profesi yang paling banyak dibutuhkan.
Ilustrasi - Pemkab Klungkung akan membuka rekrutmen 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini. Dari jumlah tersebut, tenaga kesehatan atau nakes adalah profesi yang paling banyak dibutuhkan. (Istimewa)

Suwirta berharap, tenaga kontrak yang saat ini bertugas di Pemkab Klungkung juga agar mempersiapkan diri mengikuti rekrutmen ini. Semua tahapan akan dilakukan secara online atau Computer Assisted Test (CAT).

Selain itu dalam memilih formasi dan tempat, Suwirta juga berharap kepada calon peserta dapat dipikirkan matang-matang, agar nantinya bisa melaksanakan tugas dengan baik ditempat dan formasi yang dilamar.

“Semua tahapan akan dilakukan secara online dan dalam memilih formasi dan tempat agar dipikirkan matang-matang, agar tidak nantinya belum apa-apa sudah minta pindah,” demikian kata Suwirta.


Peluang di Jembrana

Sementara itu, Disdikpora Jembrana mengusulkan 621 formasi guru PPPK tahun 2023. Ini peluang bagi guru yang tidak lulus tes sebelumnya atau bagi yang belum pernah mengikuti seleksi. "Tahun ini kami usulkan 621 guru PPPK. Tapi ini baru usulan saja, belum tentu disetujui Pemerintah Pusat," ungkap Kepala Disdikpora Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra.

Usulan ini untuk mengakomodir para guru yang belum lulus pada seleksi sebelumnya atau mereka yang belum mengikuti seleksi. Ia meminta calon pelamar mempersiapkan diri mulai sekarang. Formasinya guru PAUD, SDN, hingga SMPN. "Dari seleksi sebelumnya memang ada yang belum terakomodir (lulus). Nah sekarang kami harap bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi," pesannya. (mit/mpa)

Tahun 2023 ini, Pemkab Klungkung akan membuka rekrumen sebanyak 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Tahun 2023 ini, Pemkab Klungkung akan membuka rekrumen sebanyak 883 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (Eka Mita Suputra/Tribun Bali )


Berharap Disetujui Pusat

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana Siluh Ktut Natalis Semaradani mengatakan, Disdikpora telah memetakan terkait rencana usulan 621 formasi guru PPPK tersebut. "Usulan disesuaikan dengan kebutuhan. Namun dari usulan tersebut akan ditentukan oleh Pemerintah Pusat," ungkapnya.

Usulan formasi ini, kata dia, juga untuk mendukung kebijakan pemerintah yang mewacanakan rekrutmen PPPK tuntas pada tahun 2023 ini. Mengenai proses usulan pihaknya masih berkoordinasi lebih lanjut ke Pemerintah Pusat. "Kami masih usulkan, semoga saja nantinya formasi yang diusulkan disetujui," demikian kata dia. (mit/mpa)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved