Berita Tabanan
Rp 40 Miliar Untuk Bangun Poliklinik dan UGD RSUD Tabanan Termasuk Atasi Keterbatasan Parkir
Terutama parkir yang memakan badan jalan protokol Jalan Pahlawan, Kota Tabanan atau di depan kantor RSUD Tabanan.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Pemerintah Kabupaten Tabanan, menyiapkan anggaran senilai Rp 40 miliar untuk pembangunan RSUD Tabanan.
Dana Rp 40 miliar itu juga untuk membangun ulang poliklinik, dan UGD yang dilengkapi dengan fasilitas basement yang nantinya dipakai sebagai parkir.
Hal ini dilakukan, untuk mengatasi keterbatasan parkir yang sering dikeluhkan masyarakat.
Terutama parkir yang memakan badan jalan protokol Jalan Pahlawan, Kota Tabanan atau di depan kantor RSUD Tabanan.
Dari pantauan, larangan parkir oleh pihak manajemen sudah dilakukan.
Hal itu menyusul dengan adanya protes, dari pelbagai pengguna jalan yang terganggu karena memakan badan jalan.
Sehingga, pihak RSUD kini sudah menyiapkan alokasi anggaran dan juga tempat untuk pembangunan parkir RSUD Tabanan.
Baca juga: Siapkan Layanan Jantung dan Pemeriksaan Otak, RSUD Buleleng Siapkan Gedung Cath Lab!
Baca juga: Perbatasan dengan Belarusia Memanas, Polandia Bakal Terjunkan 10 Ribu Tentara

Wakil Direktur Pelayanan dan Pengendalian Mutu RSUD Tabanan, dr. I Gusti Ngurah Bagus Juniada mengatakan, luas lahan keseluruhan RSUD Tabanan itu sekitar 1,6 hektare.
Dan areal parkir berada di depan dan belakang. Namun, itu tidak cukup untuk menampung.
Sehingga ketika ada parkir mobil dan motor di depan jalan utama maka menjadi sorotan masyarakat.
“Kami sudah berencana membangun di dua tempat dan anggaran sekitar Rp 40 miliar,” ucapnya saat acara Kopi Pewarta di Warung Penggak Halaman Kantor Bupati Tabanan, kemarin Rabu (9/8/2023).
Menurut dia, pihaknya menyediakan parkir di dua tempat parkir secara bertahap yakni di Dinas Pariwisata Tabanan, yang ada di sebelah Barat RSUD dan basement di Gedung UGD dan Poliklinik.
Sebab, ketika akan diperluas lahan dengan dikembangkan ke samping itu tidak mungkin karena sudah ada tembok. Maka solusinya ialah di dua tempat tersebut.
“Ini juga sesuai arahan bapak bupati, ke depannya akan ada perombakan besar. Kami akan menjadikan Dinas Pariwisata sebagai tempat parkir serta pembangunan UGD dan Poliklinik yang dilengkepi basement,” bebernya.
Menurut dia, Rp 40 miliar itu dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAU).
Dan akan bisa diwujudkan di tahun depan. Sedangkan tahun ini, pembangunan itu dilakukan hanya untuk mempercantik halaman.
Sehingga untuk sementara waktu, area parkir akan diarahkan ke Setra Adat Kota Tabanan. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Bendesa Adat Kota Tabanan terkait hal tersebut.
“Jadi untuk lahan parkir di dalam untuk pasien emergency. Kalau yang tidak maka akan diarahkan ke Setra,” bebernya. (*)
DUKA 2 Cewek Bandung di Bajera Tabanan, Gede Suarsana Tak Bisa Menghindar, Nyawa Dini Melayang |
![]() |
---|
Laka Maut di Tabanan Bali, Dua Cewek Bandung Bernasib Tragis, Nyawa Fitriani Tak Tertolong |
![]() |
---|
Polres Tabanan Ungkap 4 Kasus Narkoba Sepanjang Agustus 2025, Dua Residivis Berstatus Mahasiswa |
![]() |
---|
KETERLALUAN! Pelaku Pencurian Pratima di Tabanan Jual Barang Rajahan Secara Online |
![]() |
---|
TARGET Kunjungan Hingga 7.000 Wisatawan, Jatiluwih Festival VI Suguhkan Booth UMKM & Atraksi Budaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.