Jero Pasek Meninggal Dunia

Jenazah Jro Pasek Dikremasi 26 Agustus 2023 di Krematorium Punduk Dawa Klungkung Bali

Jenazah Jro Pasek rencananya akan dikremasi Sabtu 26 Agustus 2023 di Krematorium Punduk Dawa, Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Bali.

|
Eka Mita Suputra/Tribun Bali
Made Sucipta atau yang lebih dikenal dengan Jro Pasek saat ditemui di kediamannya tahun 2021 lalu. Terbaru, jenazah Jro Pasek akan dikremasi hari ini di Klungkung, Senin 21 Agustus 2023. 

Jro Pasek Semasa Hidup

Sebelumnya, semasa hidup, Jro Pasek pernah diwawancara secara khusus oleh Tribun Bali.

Sosokm Jro Pasek sebagai pawang hujan mulai viral saat Pelebon Ida Pedanda Nabe Gede Dwija Ngenjung.

Namun, menurut Jro Pasek saat itu, yang paling berkesan justru ketika dirinya menjadi pawang hujan dalam pelebon permaisuri dari tokoh Puri Agung Klungkung pada tahun 2014 silam.

Upacara itu menjadi salah satu pelebon terbesar yang pernah ada, yang melibatkan ribuan warga.

"Setelah saat itu saya mulai dikenal. Banyak yang meminta jasa saya di acara yadnya seperti pernikahan, Rsi Gna, hingga acara-acara pemerintahan. Khususnya yang banyak itu di acara TNI dan kepolisian," jelasnya.

Ciri khas dari Jro Pasek saat menjalankan aksinya yakni, dengan menggambar telapak tangannya menggunakan media rokok yang menyala.

Ia seakan-akan menggunakan rokok yang ia sedot, untuk menggambar sesuatu di telapak tangannya.

Lalu menunjuk langit, seakan-akan menggerakkan awan.

"Kadang saya menggambar cakra di telapak tangan, terkadang juga trisula. Itu tergantung pawisik."

"Meskipun menggambarnya dengan api dari rokok, tidak pernah sekalipun tangan saya mengalami luka bakar," ungkapnya.

Ia pun menyadari apa yang dilakukannya itu di luar nalar.

Terkadang dirinya pun kerap menerima cemooh dari orang yang memiliki pemikiran serta keyakinan berbeda dengannya.

Bahkan, ada yang menyangsikannya sebagai pawang hujan, dan dianggap hanya mengada-ada.

"Sering juga orang mengatai, jika saya hanya muncul saat terang atau terik. Hal-hal seperti ini saya tidak tanggapi. Prinsip saya rwa bhineda itu selalu ada dan berdampingan," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved